Banner-DPRD
Sulsel

Tiga Pelaku Pembom Ikan Diringkus Ditpolair Polda Sulsel

IMG-20171214-WA0000

LIPUTAN8.COM, Makassar – Dit Polairud Polda Sulsel berhasil pengungkapan kasus Destructive Fishing dan Bius Ikan. Tiga pelaku berhasil diamankan di lokasi berbeda.

Dirpolairud Polda Sulsel, Kombes Pol Purwoko Yudianto, mengungkapkan, dalam kasus tersebut ada tiga orang pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Ketiga tersangka tersebut diamankan di tempat yang berbeda.

Adalah, H. AK diamankan di pulau Saranti, Kabupaten Pangkep. Adapun barang bukti yang diamankan dari H. AK diantaranya 1 gelembung gabus, 3 jeregen 1 liter diduga berisi Amonium Nitrate, 1 jerigen ukuran 5 liter diduga berisi Amonium Nitrat, 3 detonator dan 3 sumbu api.

“Pelaku diamankan bersamaan dengan barang bukti,” ungkap Purwoko, saat press release di Mako Polairud Polda Sulsel, Makassar, Rabu (13/12/2017).

Purwoko menambahkan, pihaknya juga mengamankan pelaku R alias M pada Senin 11/12/2017, di kurang lebih 2 mil laut sebelah utara perairan Pulau Saranti Kabupaten Pangkep. Dari tangan pelaku diamankan 1 unit jollori tanpa Dunia Akhirat, 1 unit Kompresor 4 detonator terangkai sumbuapi, 1 sumbu api, 1 botol aqua ukuran 1,5 liter diduga berisi amonium nitrat, 1 botol aqua ukuran 600 ml diduga berisi amonium nitrat, 2 jerigen ukuran 1 liter diduga berisi amonium nitrat, 2 pasang sepatu bebek, 3 kacamata selam, 2 dakor dan 2 rol slang.

Sementara untuk pelaku HB diamankan pada Senin 11/12/2017 di perairan Pangkep sekitar pulau Gondongbali. Di tangan pelaku ditemukan 1 perahu tanpa nama, 1 jerigen ukuran 5 liter diduga berisi Amonium Nitrat.

Satu jerigen 2 liter diduga berisi amonium nitrat, 2 botol aqua ukuran 1,5 liter diduga berisi aminium nitrat, 5 sumbu, 2 pasang sepatu bebek, 1 unit kompresor, 2 rol selang, 1 botol penyemprot diduga berisi potasium sianida, 5 gram diduga potasium sianida dan uang penjualan ikan sebesar Rp 1.050.000.

“Para pelaku saat ini masih diamankan dan masih sementara kita dalami guna mengungkap jaringan pelaku, ” ungkap Purwoko. (Bur)

To Top