Banner-DPRD
Sulsel

Tahun 2017, Polda Sulsel Tangkap 18 Oknum Polisi yang Terlibat Bisnis Narkoba

IMG-20171212-WA0176

LIPUTAN8.COM, Makassar – Pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba tidak kian merajelala dan kini menyusupi semua golongan dan instansi seperti di ruang lingkup Kepolisian hajar Polda Sulsel walaupun Polri sendiri telah berkomitmen untuk melakukan pemberantasan narkoba

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba mulai sebagai pengguna, pengedar bahkan ada yang berperan sebagai bandar dan juga dengan pemodal dalam perelokan bisnis haram itu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Eka Yudha Satriawan mengungkapkan, kurung waktu tahun 2017, pihaknya meringkus 18 orang oknum polisi yang terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika.

“Selama tahun 2017, Polda Sulsel dan jajaran telah berhasil meringkus sebanyak 18 orang oknum polisi,” kata Eka Yudha Satriawan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/12/2017).

Lanjut Eka, penangkapan terhadap oknum polisi tersebut pada triwulan I berhasil meringkus 9 orang, triwulan II meringkus satu orang dan triwulan ke III berhasil meringkus 8 orang.

Dari 18 oknum polisi yang diamankan, kata Eka,lebih banyak berperan sebagai pengguna. Tidak hanya itu , beberapa oknum polisi ini juga ada yang berperan sebagai bandar ataupun pemodal dalam bisnis haram narkoba di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran Liputan8.com, oknum polisi yang terlibat dalam kejahatan narkoba pada tahun 2016 lebih tinggi dari pada tahun 2017. Dimana pada tahun 2016 Polda Sulsel berhasil meringkus sebanyak 31 oknum polisi.

“Tahun ini memang lebih rendah dibandingkan tahun 2016 lalu,” tambahnya

Eka menegaskan bahwa pihaknya tidak akan pernah pilih kasih dalam memberantas peredaran narkoba di Sulsel walaupun pelaku tersebut adalah oknum polisi sendiri.

“Kita konsisten dengan pemberantasan narkoba, siapa pun kami akan tindak walaupun itu anggota,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, penangkapan empat orang pelaku pengedar sabu di Kabupaten Maros, diamana satu diantaranya merupakan oknum anggota Polisi dari Satuan Provos Polres Maros menambah daftar anggota polisi yang terjaring dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Bahkan hasil pemeriksaan, Oknum tersebut berperan sebagai pemodal sabu melalui jaringan yang membeli sabu di wilayah Kabupaten Sidrap untuk kemudian diedarkan di wilayah Kabupaten Maros. ( Bur)

To Top