Banner-DPRD
Hukum Kriminal

Astaga…Oknum Polisi Maros Jadi Pemodal Bisnis Sabu, Ini Kata Ditres Narkoba Polda Sulsel

IMG-20171212-WA0176

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Eka Yudha Satriawan

LIPUTAN8.COM, Makassar – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan melalui Subdit II kembali mengamankan tiga pelaku penyalahgunaan narkoba di jalan Damai Ongkoe, Desa Tellu Poccoe, Kecamatan Maroso Kabupaten Maros dan satu pelaku diamankan di Kabupaten Sidrap.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Eka Yudha Satriawan mengungkapkan, dari penangkapan empat pelaku diketahui jika oknum polisi yang bertugas di Polres Maros, diketahui berperan sebagai pemodal yang diberikan kepada pelaku M. Agil Syarkawi sebanyak 35.000.000 dan berangkat bersama lelaki M. Agil Syarkawi ke Kabupaten Sidrap untuk membeli narkoba dan kemudian dibawa ke Kabupaten Maros.

“Dari hasil pemeriksaan, oknum polisi ini berperan sebagai pemodal dalam bisnis haram ini. Mereka membeli sabu di Kabupaten Sidrap, kemudian di bawa ke Maros, hebat sekali ini oknum Polisi ” kata Eka Yudha Satriawan saat ditemui di ruangannya, Selasa (12/12/2017).

Eka menambahkan, pihaknnya melakukan pengembangan ke Kabupaten Sidrap berhasil mengamankan pelaku bernama FA (15) yang merupakan jaringan pelaku.

“Pelaku FA berusia 15 tahun kita amankan, sementara satu pelaku yang diduga sumber barang haram itu diketahui bernama (Sa) yang saat ini sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (Dpo), “tambah Eka Yudha Satriawan.

Diberitakan sebelumnya, empat orang pelaku yang berhasil diamankan adalah Brigpol AW (30) anggota Provos dari Polres Maros, M. Agil Syarkawih (30) warga Kabupaten Maros dan Ilyas Amir (25) warga jalan Poros Maros Makassar Km. 23 Maccopa dan FA (15) warga Kabupaten Sidrap.

Penangkapan pelaku diketahui setelah pihak kepolisian menerima informasi terkait adanya dugaan penyalahgunaan narkoba di kamar rumah pelaku Agil. Menindak lanjuti informasi tersebut anggota dari Subdit II langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), alhasil pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti 28 sachet sabu dan 17 sachet sabu yang juga ditemukan di kamar pelaku Amir.

Tidak berhenti disitu, setelah ketiganya diamankan dilakukan interogasi, polisi kemudian melakukan pengembangan ke Kabupaten Sidrap dan berhasil mengamankan satu pelaku yakni FA (15) yang juga masuk dalam jaringan pelaku.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kata Eka, ke empat pelaku merupakan pengedar dan pemakai narkotika jenis sabu yang juga didukung dengan hasil tes urine yang positif.

“Pengakuan oknum tersebut baru dua kali melakukan transaksi. Namun keterangan itu kita masih dalami kebenarannya, ” lanjut Eka.

Untuk pelaku, akan dikenakan Pasal 112 dan 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal seumur hidup. Sementara untuk pelaku FA (15) ya masih dibawa umur saat ini menjalani assessment di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan.

“Tiga pelaku termasuk oknum polisi saat ini sudah ditahan di Mapolda Sulsel, sementara pelaku FA saat ini menjalani assessment di BNNP, ” urai Dirnarkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Eka Yudha Satriawan.

Selain mengamankan empat orang pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa 45 sachet sabu yang diperkirakan seberat 33 gram, 8 buah Hp berbagai jenis, 1 buku tabungan Bank BNI dan sebuah dompet. ( Bur)

To Top