Banner-DPRD
Pemerintahan

Makassar Masuk 5 Besar Lomba P2K3, Danny: Ini Ril Inisiasi Masyarakat

IMG-20171206-WA0068

LIPUTAN8.COM, Makassar — Kelurahan Tamamaung kecamatan Panakkukang terpilih menjadi lima besar daerah percontohan Lomba Peningkatan Peran Keluarga Menuju Ketahanan dan kesejahteraan Keluarga (P2K3) tingkat Provinsi yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sulsel.

Walikota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan, pihaknya optimis, Kota Makassar dapat memenangkan lomba tersebut hingga ke tingkat nasional.

“P2K3 ini harus menjadi moment kita untuk membuktikan bahwa apa yang kita lakukan adalah hal-hal ril dan terencana serta berdasarkan inisiasi masyarakat,” ucapnya, Rabu (6/12/17).

Danny juga mengucapkan terima kasih atas terpilihnya Makassar dalam lima besar. Pihaknya juga optimis kali ini pasti akan menang dan menjadi juara nasional. Hal ini karena pihak kota Makassar telah belajar banyak dari kekalahan tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sulsel, Hj Murlina PA S.Sos mengatakan dari 24 Kabupaten dan Kota di Sulsel hanya lima yang dianggap mampu mewakili Sulsel di tingkat nasional.

“Yaitu kabupaten Bone, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Wajo, Kota Makassar dan Kabupaten Bulukumba,” katanya.

Dia melanjutkan, pihaknya telah melihat satu persatu tentang apa yang harus diperhatikan, ada delapan tipe dan 24 indikator.

Sasaran dari program P2K3 ini adalah pada keluarga yang rentan terhadap berbagai aspek permasalahan seperti aspek legalitas keluarga, fisik, sosial, ekonomi, psikologi, agama, budaya, hukum, fisik serta kemasyarakatan.

Adapun 24 indikator ketahanan keluarga dalam P2K3 terbagi ke dalam 6 komponen, seperti legalitas dan struktur keluarga, ketahanan fisik, ketahanan ekonomi, ketahanan sosial psikologi, ketahanan sosial budaya, serta kemitraan gender. Semuanya sudah terlihat di 100 rumah yang dibina oleh DPPA Kota Makassar.

“Lorong-lorong yang dibina ini sudah dinikmati. Jalanan, lorong, drainase sudah diperbaiki. Tingkat kriminal sangat menurun, ” ujarnya.

Dia mengatakan, selain DPPPA Makassar, dukungan Tim Penggerak PKK yang dipimpin oleh Indira Yusuf Ismail yang telah menggerakkan perempuan-perempuan di Makassar. (*).

To Top