Menyedihkan! Keluarga Cacat Fisik di Kabupaten Oku Sumsel Belum Tersentuh Pemerintah

LIPUTAN8.COM, Baturaja , – Suratmin (60), yang merupakan warga Desa Kungkilan Kecamatan Sosoh Buay Rayap Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera hingga kini belum tersentuh oleh Pemerintah Daerah.

Suratmin yang hidup dalam kondisi cacat fisik dan serba kekurangan ini kesehariannya bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan hanya cukup untuk makan. Meskipun dalam keadaan serba kekurangan, Ia tetap bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari.

Disisi lain ayah empat orang anak ini juga telah di tinggal istrinya meninggal dunia beberapa tahun lalu akibat kecelakaan, dirinya hanya bisa pasrah pada Allah SWT, dengan kondisi apa adanya. Kendati demikian Suratmin tetap sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan hidup ini, walau dalam kondisi memprihatinkan, Suratmin masih punya semangat untuk bekerja serabutan buruh tani. Dia tak mau berdiam diri meskipun dalam keadaan cacat tangan.

Sementara Pemerintah Kabupaten OKU melalui Dinas Sosial hingga saat ini tak tersentuh dengan keadaan Suratmin yang memprihatinkan.

Saat diwawancarai Wartawan dikediamannya, Rabu (25/10/2017) Suratmin menuturkan, jika sampai sekarang ini belum pernah mendapat bantuan maupun perhatian dari Pemerintah Kabupaten OKU, begitupun terhadap
Edi Susanto anak kandungnya yang berumur 9 tahun sedang duduk di bangku Sekolah Dasar, juga tak lagi terima Bantuan Siswa Miskin (BSM) dari pihak sekolah.

“Iya, anak saya tidak lagi mendapat bantuan dari sekolah padahal dulu pernah diberikan bantuan uang BSM, namun saat ini bantuan itu tak pernah lagi diterima,” keluhnya.

Kondisi kami saat ini dikatakan  Suratmin, dalam keadaan susah dan menderita hanya tinggal berdua di gubuk reot ini. Kami sangat berharap Pemerintah Daerah untuk dapat memberikan perhatian serta bantuannya, mengingat keadaan kami sudah cacat fisik.

“Iya, sekarang kami hanya berusaha dan berdoa tak mampu lagi kerja keras seperti dulu sebab kondisi saya sudah kehilangan tangan kiri dan Edi Susanto anak saya itu sudah tidak ada lagi kaki sebelah kiri juga  istri saya telah di panggil yang maha kuasa beberapa tahun lalu,” bebernya. (Ari)