Banner-DPRD
MetroMakassar

Bantah Lampu Lorongnya Dicabut Gegara Ini…Berikut Penjelasan Ketua RT 2 RW 5 Tammua

IMG-20171008-WA0022

Lampu Lorong di RT 2 RW 5 Tanpak Masih Terpasang, Minggu (8/10/2017).

LIPUTAN8.COM, Makassar – Ketua RT 02 RW 05 Kelurahan Tammua, Kecamatan Tallo Haji Tayang marah mendengar ada berita di salah satu media online yang menulis bahwa lampu di Lorong RT 02 dicabut gara-gara Munafri Arifuddin berkunjung ke Kelurahan Tammua. “Tidak benar itu, bohong,” kata Haji Tayang, Minggu 8 Oktober 2017.

Menurut Haji Tayang, kegiatan Munafri Arifuddin alias Appi di Kelurahan Tammua sudah selesai dua hari sebelumnya. “Jadi tidak ada sama sekali kaitannya antara pencabutan lampu dengan Appi,” kata Haji Tayang dengan nada kesal.

Haji Tayang meminta wartawan dan pendukung Bakal Calon Wali Kota tidak membuat berita yang bisa menimbulkan keresahan di masyarakat. “Jangan benturkan kami sesama warga hanya untuk kepentingan politik Anda,” katanya.

Menurut Tayang, yang mencabut lampu itu juga bukan pemerintah Kota Makassar. Tapi petugas dari PT PLN. “Alasannya terlalu banyak lampu yang terpasang di dalam lorong,” ungkapnya.

Salah satu warga yang ditemui di lokasi juga membenarkan pernyataan Ketua RT 02. “Iya yang cabut PLN, alasannya listrik yang dipakai terlalu banyak. Sementara sudah banyak lampu lorong yang terpasang,” kata warga.

Pemantauan di lokasi, lorong-lorong di Jalan Wali Songo sudah terpasang puluhan lampu lorong Singaratta. Program lampu lorong dari pemerintah Kota Makassar. “Yang kami sayangkan, kenapa lampu diambil. Padahal ada lampu milik warga,” kata warga yang ramai berkumpul di dalam lorong.

Terkait berita di Salah satu media online yang menghubungkan kasus pencabutan lampu dengan kegiatan Munafri sangat disayangkan oleh warga.

“Tolong jangan pecah belah kami dengan berita bohong. Silahkan ke lokasi lihat sendiri bagaimana kondisi lorong kami. Jangan buat berita dari informasi katanya-katanya,” kata warga. (**)

To Top