Banner-DPRD
Hukum Kriminal

Kadernya Ditembak, Ketua HPPMI Maros: Tindakan Oknum Polisi Keterlaluan

IMG-20171006-WA0057

LIPUTAN8.COM, Makassar — Ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Maros, Chaerul Syahab mengutuk keras tindakan refresif oknum Polisi yang menembaki salah satu kadernya. Kata Chaerul kadernya tersebut baru pulang mengerjakan skripsi di depan Kampus UMI Makassar.

Meski demikian, Chaerul mengaku anggotanya memang salah karena tidak menggunakan helem saat melintas di tempat kejadian. Namun, tindakan oknum Polisi yang melakukan penembakan itu sudah sangat keterlaluan dan tidak sesuai dengan prosedur.

“Kami mengutuk keras tindakan oknum aparat yang sudah sangat keterlaluan itu. Harusnya mereka ditanya baik-baik, tapi malah dipukuli. Untung pelurunya tidak tembus sampai kedepan, sehingga korban masih selamat,” kata Chaerul Syahab, Jumat (6/10/2017).

Alumni FIK UNM ini menambahkan, Pihaknya sudah melapor ke Propam Polda Sulsel dan sudah dalam penanganan. Meski begitu, ia berharap agar kasus ini tidak didiamkan oleh pihak kepolisian agar tidak terulang lagi kedepannya.

Diberikan sebelumnya, Arialdi Kamal, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Bosowa (Unibos) menjadi korban penembakan dilakukan salah satu oknum Polisi

Kejadian itu terjadi disaat polisi menggelar razia tepat didepan Kampus Univesitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukang, Makassar, Jumat dinihari (6/10/2017).

Sementara pengakuan korban, dirinya bersama dengan rekannya Nur Parawansyah melintas dari arah kota menuju asrama Mahasiswa Maros di Pintu Nol kompleks Unhas, tiba-tiba dicegat oleh Polisi yang langsung memukul dirinya.

“Saya melintas depan kampus UMI Makassar karena habis kerja skripsi di rumah keluarga. Terus dicegat dan langsung dipukuli bambu sama balok,” ceritanya.

Karena panik, Nur Parawansyah, kata Kemal langsung tancap gas, lalu oknum polisi tersebut begitu saja menembaki dirinya dari arah belakang. “Karena kami panik, teman saya ini langsung tancap gas. Polisi ini langsung tembak saya dari belakang,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu, kata Arialdi, ia mengalami luka tembak dibagian punggung sebelah kirinya. Sementara temannya juga mengalami luka memar karena terkena pukulan benda keras. (Bur)

To Top