Banner-DPRD
Hukum Kriminal

Aksi Saling Cakar 2 IRT di Takalar Berujung Maut

IMG-20171005-WA0087

LIPUTAN8.COM, Takalar – Dua Ibu Rumah Tangga (IRT) terlibat pertengkaran dengan cara saling cakar hingga satu diantaranya meninggal dunia.Insiden ini terjadi di jalan Pramuka, Kelurahan Sompu, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/10/2017).

Keduanya adalah Nurmiati Daeng Kenna (38) dan dan Mariam Daeng Kanang (35), keduanya adalah tetangga sendiri. Pertengkaran keduanya yang dipicu persoalan sepele, hanya karena ketersinggungan pelaku terhadap korban yang meminta balok yang dipinjam oleh pelaku pada saat memperbaiki rumah.

” Pelaku (Mariam) masuk ke rumahnya dan membanting pintu rumahnya dengan keras hingga membuat Nurmiati (Korban) tersinggung , sempat cekcok dulu hingga akhirnya keduanya bertengkar secara fisik,” kata Kapolres Takalar AKBP Gany Alamsyah Hatta saat dikonfirmasi, Kamis (5/10/2017).

Gany Alamsyah menjelaskan bahwa pertengkaran keduanya sempat dilerai oleh keluarga masing-masing. Namun ternyata Nurmiati menderita luka cakar di wajah dan lehernya karena pertengkaran itu.

“Waktu berkelahi keduanya sempat dilerai keluarga masing-masing. Dari hasil visum korban menderita luka cakar di wajah dan lehernya,” jelasnya.

Selang beberapa jam setelah pertengkaran itu, korban tiba-tiba mengalami sesak nafas dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padjonga Daeng Ngalle untuk menjalani perawatan dan visum. Naas, sehari setelah menjalani perawatan Nurmiati menghembuskan nafas terakhirnya.

“Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit, namun pada Rabu (4/10/2017) korban meninggal dunia ,” ucap Gany Alamsyah Hatta.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihinpun, anggota keluarga Nurmiati bahkan sempat mendatangi rumah Mariam karena mengetahui anggota keluarganya itu meninggal. Mereka menganggap bahwa penyebab meninggalnya Nurmiati adalah karena pertengkaran itu. Beruntung aparat kepolisian berhasil menghalangi mereka.

Sementara Mariam hingga saat ini tidak diketahui keberadaannya, ia melarikan diri dari rumahnya. Aparat kepolisian masih berusaha mencari keberadaan Mariam.

“Pelaku masih dicari, dia kabur. Sementara Rumah tempat perkelahian saat ini sudah diberi garis polisi,” pungkas Kapolres Takalar AKBP Gany Alamsyah Hatta. (Bur)

To Top