RT 1 Berpartai, Lurah Banta-Bantaeng Dinilai Langgar Aturan Verifikasi Calon

LIPUTAN8.COM, Makassar — Setelah tersebarnya foto ketua RT 1 RW 1 Kelurahan Banta-Bantaeng, Andi Azhar yang bertemu mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin di ruang tahanan Guntur, Jakarta Selatan. Membuat mantan ketua RT 1 Burhanuddin Latif angkat bicara.

Menurutnya, sebaiknya hal seperti ini tak perlu terjadi, jika pihak Kelurahan Banta-Bantaeng teliti menyeleksi berkas calon tersebut.

“Pengurus partai, apalagi dia ketua. Ternyata diloloskan berkasnya. Saya tidak persoalkan, tapi menurut aturan harus ditegaskan Lurah Banta-Bantaeng (Basir).
Apalagi, dia ketua DPC Kecamatan Rappocini Partai Nasdem,”ungkapnya.

Pada saat pemilihan RT RW diserentakkan di Kota Makassar. Untuk wilayah RT1/RW1 Kelurahan Banta-Bantaeng, hanya ada dua calon yang maju.

“Pokoknya itu kebijaksanaan saja, jika sudah direkayasa mau apalagi. Jadi aturan memang dilanggar pihak kelurahan. Dulu waktu mau dipilih, spanduk yang terpajang ada fotonya, ditutupi stiker. Seusai pemilihan, ketua RT itu membuka lagi,”bebernya.

“Saya rela semua itu, terserah pak lurah. Kalau ada peraturan harus ditegakkan. Hingga sampai saat ini
belum ada serah terima jabatan,”tambahnya.

Sementara itu, Lurah Banta-Bantaeng, Basir mengemukakan,
ia telah melakukan komunikasi pada RT itu. Namun yang bersangkutan, hingga sampai saat ini, belum ada Surat Keputusan (SK) partainya diterimanya.

“Kalau saya tidak ada masalah, jika terbukti memang jabatan ganda, ya diganti saja. Kita tidak sangka, tapi seharusnya jangan menggunakan atribut baju RT RWnya,”jelasnya. (**)