Banner-DPRD
Pemerintahan

Seragam RT/RW Dipakai ke Rutan Suka Miskin, Wahab Tahir Geram Sebut ‘Bikin Malu Rakyat’

20170923_210935

LIPUTAN8.COM, Makassar — Sekretaris Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD kota Makassar angkat bicara terkait adanya atribut RT/RW yang digunakan di tempat yang bukan pada tempatnya.

Sekretaris Komisi A DPRD Makassar , Wahab Tahir menyikapi, adanya atribut (Pakaian ) RT/RW sebagai simbol pelayanan rakyat yang digunakan di Rutan Sukamiskin bersama dengan IAS , menurut Wahab Tahir bahwa itu adalah sebuah kekeliruan yang sangat besar.

“Kalau kunjungan mereka itu bentuknya personal itu tidak ada urusan, yang jadi urusan itu, mereka itu menggunakan simbol – simbol pelayanan rakyat ( baju RT/RW) dan sangat tidak boleh ketika tidak ada hubungannya dengan rakyat, apalagi di tempat yang tidak pada tempatnya seperti di Rutan Sukamiskin, itu adalah pelanggaran etika berat, ” Tegas Wahab Tahir , melalui via telpon kepada metrotimur.com, sabtu sore (22/9/17).

Menurut Wahab Tahir karena ini adalah pelanggaran etika berat, maka kami minta pihak instansi terkait untuk segera memanggil pihak RT/RW yang menggunakan simbol pelayanan rakyat ( baju RT/RW) yang datang di Rutan Sukamiskin, untuk segera mengklarifikasi dan mempertanggung jawabkan kelakuannya.

“Apa yang dilakukan dengan atribut RT/RW di Rutan Sukamiskin, itu sama saja tidak menghargai rakyat dan sama saja mencoreng wibawa rakyat ,” Kata Wahab Tahir.

Perlu diketahui kenapa dikatakan sebuah pelanggaran berat, Wahab Tahir menjelaskan , Pakaian atau baju RT/RW itu diadakan berdasarkan uang rakyat, sehingga semua aktifitas yang tidak ada hubungannya dengan rakyat tidak boleh digunakan apalagi keluar kota seperti di Rutan Sukamiskin.

“Masa pakai simbol pelayanan rakyat pergi kesatu tempat dimana tempat itu menjadi pertanyaan besar bagi orang lain (Rumah Tahanan), kemudian di posting dan menjadi konsumsi publik, sangat – sangat keliru ” Kata Wahab Tahir.

Wahab Tahir menegaskan , “Tidak boleh ada prilaku yang kemudian menimbulkan pemahaman negatif dari orang lain, bayangkan saja simbol pelayanan rakyat kemudian di gunakan ditempat yang bukan pada tempatnya (Rutan), menurut Wahab Tahir, di ibaratkan sama saja Ketua RT/RW menggunakan atribut ke tempat hiburan malam, sekali lagi saya tegaskan itu adalah kesalahan yang fatal , ” tutup Wahab Tahir. (**)

To Top