Parah…Usai Ketua RW/RT dan Warga, Kini Giliran Seklur Bangkala Keluhkan Kinerja Lurahnya

LIPUTAN8.COM, Makassar — Keluhan terhadap kinerja Lurah Bangkala Kecamatan Manggala tidak hanya datang dari Ketua RT/RW dan warga, tetapi keluhan itu juga datang dari Sekretaris Lurah Bangkala Muh. Djufri.

Beberapa waktu yang lalu, melalui via Whatsapp kepada Camat Manggala, Ansar Umar, warga menyampaikan keluhannya terhadap kinerja Lurah Bangkala H. Waris, dimana dalam aduan tersebut, bahwa Lurah Bangkala H. Waris tidak bersinergi dengan sejumlah RT dan RW juga warga dan terkesan arogansi dalam mengambil kebijakan.

Belum keluhan warga itu mendapat tanggapan dari pihak Kecamatan, Lurah Bangkala , H. Waris, kembali membuat kebijakan di internalnya, dimana salah satu stafnya yakni Sekretaris Lurah Bangkala merasa kecewa terhadap kebijakan yang di keluarkan ketika hendak menghadiri kegiatan yang dilaksanakan oleh BKD Kota Makassar terkait kegiatan pelatihan Motivasi bagi ASN pemkot Makassar tahun anggaran 2017 yang di laksanakan di Hotel Colonial Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar.

”ketika saya ingin menghadiri acara tersebut berdasarkan undangan dari Kecamatan, salah satu pegawai yang beru beberapa bulan bekerja sebagai sukarela (M. Rusli) menyampaikan kepada saya, kalau yang menghadiri kegiatan tersebut menurut instruksi Pak Lurah dirinyalah yang direkomendasikan, sayapun agak kaget “, kata Seklur Bangkala Muh. Djufri, senin (10/7/17).

Saat di konfirmasi terkait kebijakan Lurah Bangkala, H. Waris terkait keberadaannya sampai tidak bisa menghadiri kegiatan tersebut, Seklur Bangakala Muh. Djufri menyampaikan, ” Pak Lurah sedang di Kota Bekasi bersama Ketua PKK Kelurahan Bangkala sedang ada kunjungan kerja, terang Muh. Djufri.

Seklur Muh.Djufri,” bukan persoalan siapa yang menghadiri kegiatan BKD tersebut, tetapi ketika Lurah tidak ada di wilayah maka secara otomatis penanggung jawab adalah saya selaku Seklur, namun saya sangat kaget ketika saya pertanyakan kepada pegawai sukarela tersebut, Rusli , kemudian dijawab ” saya menjalankan perintah pak Lurah ji, dan beliau berpesan tidak boleh ada yang mewakili kecuali saya (Rusli) kalau ada yang marah saya yang bertanggung jawab “, Kutip Seklur Bangkala Muh. Djufri. (**)