BPOM Diminta Bekerja Maksimal, Awasi Barang Kedaluwarsa

LIPUTAN8.COM — Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bekerja lebih ekstra dalam melakukan pengawasan obat dan makanan.

Alasannya, agar peredaran bahan makanan dan minuman kedaluwarsa dan yang mengandung bahan berbahaya bisa dicegah.

Kepada seluruh bupati/walikota, Gubernur Syahrul YL minta untuk menindak tegas pedagang yang menjual barang yang tidak layak konsumsi serta sudah melewati masa ekspirenya.

“Stok aman tapi kalau ternyata masih ada beredar makanan kedaluwarsa dan tidak layak edar itu tetap menjadi persoalan. BPOM harus bekerja lebih keras,” ujar SYL, Senin (19/6/2017).

Gubernur dua periode ini memerintahkan  seluruh kepala daerah untuk memberikan instruksi kepada Dinas Perdagangan (Disdag) untuk pengawasan dan turun langsung ke lapangan.

Ketua Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) ini menekankan, jika dalam pemantauan ditemukan ada barang kedaluwarsa dan pengusaha/pedagang melakukan pelanggaran maka harus diberi sanksi.

Minimal diberi sanksi teguran dan jika pelanggarannya berat, ijin usahanya bisa dicabut. (mri)