Kasus Pete – Pete Smart, Supratman Jadikan Hak Imunitas Bukan Pada Tempatnya

LIPUTAN8.COM — Ramzah Tabraman menanggapi pembelaan kubu legislator DPRD Makassar, Supratman, yang mengaku memiliki hak imunitas dalam mengkritik Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto terkait Pete-pete Smart.

“Hak imunitas itu melekat ke anggota DPRD bila menjalankan fungsinya seperti melakukan pengawasan. Tapi di kasus Pete-pete Smart ini Supratman bukan lakukan pengawasan tapi tudingan bohong,” jelas Ramzah saat jadi pembicara dalam acara talkshow di televisi lokal, Rabu (31/5/2017).

Supratman telah resmi dipolisikan atas dugaan pencemaran nama baik Danny Pomanto beberapa waktu lalu. Supratman menuding Danny telah membohongi publik karena menggunakan pete-pete smart untuk kepentingan politik pribadi.

Ramzah menjelaskan, bila memang Supratman ingin melakukan pengawasan soal program pete-pete smart itu, mestinya memanggil pihak Dinas Perhubungan. Bukan malah menuduh Danny macam-macam tanpa dasar yang jelas.

Menurut Ramzah, pete-pete cerdas yang digunakan Danny adalah prototipe yang dibuat tidak menggunakan uang negara tapi pakai uang pribadi. “Pete-pete Smart memang dianggarkan di APBD, tapi untuk prototipe-nya tidak,” ujar dia.

Program pete-pete berteknologi modern itu diprogramkan untuk menunjang Makassar menjadi kota dunia, seperti visi Danny Pomanto. “Jadi Supra ini jangan berlindung di hak imunitas yang bukan pada tempatnya,” tegas Ramzah.

Ramzah mengaku sebelum kasus ini dibawa ke polisi, pihaknya telah menempuh langkah persuasif. Bahkan dia sendiri menelpon Supra untuk meminta maaf ke Danny.

“Pak Danny itu sangat bijak dan terbuka terhadap kritikan yang memang punya dasar kuat. Kalau Supra mau minta maaf pasti Pak Danny sebagai kakak dan pemimpin akan memaafkan,” ungkap Ramzah. (**)