Bogel, Pelaku Penghina Kapolri Ditangkap Tim Cyber Crime Polda Jatim

LIPUTAN8.COM — Tim DF Subdit III Jatanras dan Tim Cyber Crime Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur meringkus pemuda yang melakukan penghinaan kepada Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian melalui akun Instagram, Kamis (25/5/2017) sekira pukul 19: 00 Wib.

Adalah, MS (25) atau Bogel, warga Desa Martajasah Kabupaten Bangkalan Madura. Pelaku diamankan di salah satu bengkel di jalan poros Masjid Syaikhona Khohil, atas ulahnya melakukan penghinaan dan ujaran kebencian terhadap Kapolri dalam sebuah komentar di Instagram milik Divisi Humas Polri.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera yang dikomfirmasi membenarkan perihal penangakapan terhadap salah seorang pemuda yang menupload pernyataan yang berisi penghinaan terhadap pejabat Negara yaitu Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian.

” MS ini diamankan, setelah Tim Cyber Crime Polda Jatim setelah berhasil melacak identitas akun Bog. Oldshop di jalan Poros mesjid Syaikhona Khohil Desa Martajasah Kabupaten Bangkalan, ” Kata Frans Barung Mangera saat dikomfirmasi LIPUTAN8.COM, Senin malam (29/5/2017).

Mantan Kabid Humas Polda Sulsel ini menambahkan, dalam komentar MS yang menggunakan akun bernama bog.oldshop mengomentari Kapolri dengan kata-kata tidak senonoh dan berdasarkan penyelidikan Tim Cyber Crime pelaku MS komentar penghinaan dan ujaran kebencian telah dilakukan berulang kali di medsos yakni pada tanggal 4, 5 dan 6 Mei 2017.

” Dari hasil penyelidikan Tim, yang bersangkutan telah berulang kali melakukan penghinaan di medsos , untuk motif dan tujuan pelaku belum bisa kita simpulkan, karna masih dilakukan pendalaman, ” Ungkapnya.

Perwira Tiga Bunga Melati ini juga menjelaskan, adanya beberapa bukti berupa salinan komentar pelaku di Instagram Divisis Humas Mabespolri. Ada 4 lembar salinan yang ditunjukkan termasuk komentar dari beberapa akun lain di Instagram.Dalam hal ini, yang bersangkutan telah melanggar UU ITE tahun 2008 terkait hinaan dan penyebaran ujaran kebencian di media sosial.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 207 dan atau 208 KUHP dan atau pasal 27 ayat (3) jo pasal 45 ayat (3) UU No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2008 tentang ITE dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun dan atau denda paling banyak Rp 750 juta.

” Dalam waktu dekat kita akan lakukan penangkapan kepada merek yang melakukan kebencian SARA, ” Tegas Frans Barung Mangera.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihinpun, saat ini Polda Jatim masih melakukan pendalaman terkait motif yang dilakukan oleh MS melakukan penghinaan terhadap kapolri di akun Instagram Divisi Humas Mabes Polri. Sementara untuk langkah hukum selanjutnya , Polda Jawa Timur masih menunggu pengaduan dari Divisi Hukum Mabes Polri, karena obyek yang dihina adalah perorangan yakni pejabat negara.

“Kita tunggu bidang hukum Mabes Polri untuk melakukan pengaduan, sehingga bisa dilakukan proses hukum lanjutan terhadap MS. Namun saya tekankan lagi, kepolisian tidak hanya memproses kasus karena menyangkut petinggi Polri, namun kita juga akan menerima laporan dari siapapun yang mendapatkan hinaan di media sosial, untuk datang kepada Polri dan akan kita tindak lanjuti,” Pungkas Mantan Kabid Humas Polda Sulsel. (Bur)