Indomaret di Takalar Dirampok, Uang Tunai dan Puluhan Bungkus Rokok, Raib

LIPUTAN8.COM  — Salah satu Indomaret yang terletak di jalan Jendral Sudirman Kelurahan Kala, birang Kecamatan Pattalassang Kabupaten Takalar jadi korban perampokan, Jumat malam sekira pukul 23:30 Wita (26/5/2017).

Salah satu karyawan Indomaret, Sandra (23) mengungkapkan, sekitar pukul 23:30 Wita saat situasi toko sepi tiba-tiba dua orang pemuda langsung masuk ke toko dan mengancam karyawan dengan menggunakan parang dan busur panah. Mereka memaksa meminta uang dan beberapa bungkus rokok yang ada di etalase.

“Pelakunya ada dua orang, setelah mengambil beberapa bungkus rokok dan uang tunai mereka langsung melarikan diri. Dia ancaman saya dengan temanku menggunakan parang, ada juga pelaku yang bawah busur,” Kata Sandra, Sabtu malam (27/5/2017).

Kapolres Takalar, Akbp Iskandar yang dikomfirmasi membenarkan perihal perampokan salah satu Indomaret yang terletak tidak jauh dari Kantor Pengadilan Negeri Takalar. Ia mengatakan, dari keterangan korban dan saksi pelaku perampokan ada dua orang dengan menggunakan senjata tajam jenis parang untuk mengancam korbannya.

“Dari informasi yang kita hinpun dari keterangan korban dan saksi, pelakunya 2 orang, mereka mengambil beberapa bungkus rokok dan uang tunai dari kasir toko Indomaret, ” Ungkap Iskandar.

Saat ini, Kata Perwira Dua Bunga Melati ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus perampokan di Indomaret. Pihaknya juga saat ini telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, seperti pengumpulan keterangan saksi, melakukan olah TKP dan permintaan rekaman Closed Cirkuit Television (CCTV) milik Indomaret.

“Pelaku masih lidik, kita juga sudah koordinasi ke pihak terkait untuk permintaan rekaman CCTV, ” Tegas Kapolres Takalar Akbp Iskandar.

Sementara, Sarfiani (21) yang juga penanggung Jawab toko atau Indomaret mengatakan, atas perampokan tersebut, pihaknya mengalami kerugian sekitar 5 juta rupiah.

“Dari jumlah barang yang diambil pelaku dan uang tunai, diperkirakan jumlahnya sekitar 5 juta rupiah, ” Ungkap Sarfiani.

Ia berharap, pihak kepolisian segera menangkap pelaku dan membongkar jaringannya agar tidak ada lagi korban perampokan khusus pada toko-toko indomaret ataupun yang lainnya.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada Polisi, semoga pelakunya cepat tertangkap, ” Pungkasnya. (Bur)