Jaksa Susun Dakwaan Tiga Tersangka Korupsi Lab UNM

LIPUTAN8.COM — Tim Jaksa Peneliti Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel kini tengah menyusun dakwaan, tiga tersangka. Kasus dugaan korupsi pembangunan labolatorium. Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar (UNM).

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulsel, Salahuddin, jaksa peneliti setelah menerima barang bukti kasus tersebut. Kini tengah menyusun dakwaan untuk ketiga tersangka dalam kasus ini.

“Jaksa peneliti sementara menyusun Rencana Dakwaan (Rendak) untuk ketiga tersangka di kasus ini,” ujar Salahuddin, Senin (15/5).

Diketahui dalam kasus ini penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel telah menetapkan empat orang tersangka yaitu, Ir Yauri Razak rekanan (Team leader PT Asta Kencana Arsimetama), Prof DR Mulyadi PNS UNM, Ir Edy Rachmad Widianto (Direktur Utama PT Jasa Bhakti Nusantara) dan Ir Johy Anwar (Dosen Fakultas Teknis dan Ketua tim tekhnis komitmen UNM).

Hanya saja salah seorang tersangka dalam kasus ini yaitu,
Ir Jhony Anwar (Dosen Fakultas Teknis dan Ketua tim tekhnis komitmen UNM). Dilaporkan telah meninggal dunia, lantaran karena ada penyakit yang diderita.

“Kita mengupayakan sebelum berkasnya di P-21, Rendaknya sudah selesai disusun,” pungkasnya.

Salahuddin tidak menampik bila berkas kasus tersebut, yang sementara masih diteliti oleh jaksa. Telah rampung 90 persen.

Berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel. Menemukan adanya fakta, laporan fiktif hasil kemajuan progres pekerjaan, tidak sesuai dengan pekerjaan yang ada di lapangan.
Hingga mengakibatkan timbulnya kerugian negara sebesar Rp4.291.459.583, dari total anggaran dalam kontrak sebesar Rp34.953.700.000. Dengan nilai HPS 2015 sebesar Rp35.710.100.000

Pada tahun 2014 UNM mengajukan usulan anggaran untuk pembangunan gedung lab Fak Teknik, Sebesar Rp160.510.650.000 ke pihak Direktorat Kendral Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan RI. Namun angaran disetujui hanya sebesar Rp40 miliar.(mat)