Pemrov Sulsel Lelang 9 Jabatan, Diikuti 81 Pendaftar

LIPUTAN8.COM — Pemprov Sulsel menggelar lelang jabatan atau seleksi terbuka untuk mengisi sembilan posisi yang lowong saat ini. Prosesnya sudah melewati tahap verifikasi berkas. Sebanyak 81 pejabat yang melakukan pendaftaran, dua diantaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat. Sementara sisanya dinyatakan bisa melanjutkan seleksi ke tahapan selanjutnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Ashari Fakshirie Radjamilo mengemukakan, untuk lelang jabatan tahap dua ini, ada sembilan jabatan yang akan dilelang. Diantaranya Kepala Biro Humas dan Protokol, Kepala Biro Pembangunan, Pengadaan Barang, dan Jasa, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura, Kepala Biro Kesejahteraan, Direktur RS Haji, Direktur RS Labuang Baji, Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat, dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Setelah melewati seleksi berkas, kata Ashari, ada beberapa tahapan lagi yang harus diikuti peserta lelang. Diantaranya seleksi Assesment yang akan digelar 13-14 Mei bertempat di Pusat Layanan Psikologis Universitas Negeri Makassar (UNM). Assement ini meliputi psikometri, leaderless group discussion, dan analisa.

Tahapan selanjutnya adalah wawancara yang akan dilaksanakan 15-18 Mei di Kampus STIA LAN.

Mantan Kepala Biro Kerjasama Sulsel itu melanjutkan, setelah melewati seleksi tersebut, nilai para peserta akan diskoring dan hasilnya akan dilaporkan ke Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.

“Nanti hasil seleksi ini akan kita serahkan dan laporkan ke Bapak Gubernur untuk menjadi pertimbangan beliau dalam mengisi posisi yang lowong,” ungkap Ashari.

Dari 81 pejabat yang mendaftar mengikuti seleksi, terdapat sejumlah nama yang cukup dikenal dan merupakan pelaksana tugas di sejumlah jabatan. Diantaranya Fitriani yang saat ini menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura, Plt Kepala Dinas Perhubungan Ilyas Iskandar, Plt Kepala Biro Humas dan Protokol Devy Khadaffi, Plt Kepala Biro Kesra Suherman. Ada juga Kepala Bagian Protokol Amson Padolo yang mendaftar untuk posisi Kepala Biro Humas dan Protokol.

Salah seorang pejabat yang mengikuti seleksi itu, Devy Khadafi membenarkan keikutsertaannya dalam Lelang Jabatan. Dari dua posisi yang ditawarkan saat pendaftaran, lelaki yang akrab disapa Devo itu hanya memilih satu posisi yakni Kepala Biro Humas dan Protokol.

“Yah saya ikut seleksi. Tentunya semua aturan yang dipersyaratkan harus saya ikuti. Termasuk mengikuti seluruh tahapan seleksi,” kata Devo yang juga merupakan keponakan gubernur itu.

Dari sembilan posisi yang dibuka, tercatat posisi Biro Pembangunan dan Pengadaan Barang dan Jasa yang paling banyak diincar yang diikuti 39 peserta.

Menyusul posisi Biro Kesejahteraan 23 orang, Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat 20 orang, Dinas Perhubungan tujuh orang, Dinas Ketahanan Pangan tujuh orang, Direktur RS Haji empat orang, Direktur RS Labuang Baji tujuh orang, dan Badan Pengembangan SDM sembilan orang.

Sementara untuk posisi Biro Humas dan Protokol, hanya tiga calon. Itupun satu orang dinyatakan tidak memenuhi syarat, sehingga tersisa dua orang yakni Devy Khadaffi dan Amson Padolo. (mri)