Oknum Polisi yang Terjaring Operasi BNNP Sulsel, Terancam Dipecat

LIPUTAN8.COM — Oknum Polisi Satuan Narkoba Polres Bone yang terjaring dalam operasi Bersinar BNNP Sulsel terancam pemecatan atas keterlibatannya dalam penyalagunaan narkoba.

Hal ini disampaikan diungkapkan Kabid Humas Polda Sulsel. Ia mengatakan, oknum tersebut akan di proses secara hukum sesuai dengan Undang-Undang narkotika dan dapat diberhentikan sebagai anggota polisi.

“Tentu kita akan proses secara hukum, tidak ada alasan untuk tidak di proses,yang bersangkutan bisa diberhentikan sebagai anggota polisi,ini adalah sesuai Bapak Kapolri, tidak ada ampun bagi anggota Polri yang terbukti terlibat dalam penyalagunaan narkotika, ” Kata Kombes Pol Dicky Sondani, saat di komfirmasi, Sabtu (13/5/2017).

Dicky menambahkan, sejauh ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Bnnp Sulsel sejauh mana keterlibatannya masih kita tunggu hasil. Namun tentunya, kata Dicky, pihaknya memastikan akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

” Sejauh ini, kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari BNN Prov.Sulsel, jika terbukti, pasti akan kita tindak lanjuti proses hukumnya, ” Tambahnya.

Diberitakan sebelumnya,Tim Operasi Sulsel Bersinar (Bersih Narkoba) yang terdiri dari BNN Prov.Sulsel, Polda Sulsel, Kodam XIV Hasanuddin sedikitnya menjaring 7 orang pelaku penyalagunaan narkotika, Kamis (11/5/2017) di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan.

Dari data yang dihinpun dari Kepolisian,lokasi pertama di lokasi di desa Lacokkong, Kelurahan Watangpone, Kecamatan Tanete Riattang berhasil diamankan 5 pelaku penyalagunaan narkotika. Mereka adalah, Muhammad Nur (41), Iqbal (28), Andi Zainal (30), Nuryani (40) dan Bripka Ahsan (31) anggota Satuan Narkoba Polres Bone.

Sementara dari lokasi kedua yang terletak di jalan Lapawawaoi Kr. Segeri Kelurahan Massumpu, Kecamatan Tanete Riattang berhasil diamankan dua pelaku, adalah Kasmawati (37) dan Mulida (32).

Dari dua lokasi, polisi menyita beberapa paket sabu, puluhan juta uang tunai, hp berbagai merek, dan Atm serta barang lainnya seperti alat isap sabu dan plastik sabu dan Stnk motor. (Bur).