Dirjen PSDKP/KKP Nilanto Perbowo: Laut Sulsel Terbaik di Indonesia

LIPUTAN8.COM — Komisaris Utama PT. Perikanan Nusantara, Zulfikar Mochtar menyebutkan stok ikan
untuk Indonesia di tahun 2011 sebanyak 6,5 juta ton, 2013 sebanyak 7,3 juta ton dan tahun 2015
sebanyak 9,9 juta ton. Lonjakan terjadi di tahun 2016 dan 2017 yang datanya akan rilis minggu
depan.

“Kita bersyukur karena Gubernur, Pak Syahrul membuka ruang untuk bisa berinovasi sehingga
menjadi titik awal perikanan kita bergerak ke depan dan diawali dari gurita,” sebut Zulfikar
Mochtar.

Apa yang dilakukan Syahrul oleh Dirjen PSDKP/KKP Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, Nilanto
Perbowo dinilai sebagai tindakan terbaik.

“Bapak Syahrul ini merupakan gubernur terbaik dan terfavorit di Indonesia. Kami bangga dengan
hadirnya di hari libur, yang seharusnya libur bersama keluarga,” kata Nilanto.

Nilanto melanjutkan bahwa Jepang merupakan titik pertama Indonesia belajar perikanan. Mulai dari
menangkap hingga pengemasan, sambutan Jepang demikian besar. Laut Indonesia adalah laut paling
sehat di dunia. Dan Sulsel betul bisa memberikan manfaat.

“Makanya kami mendorong kerja sama ini, agar ikan punya nilai tambah yang baik,” pungkasnya.

“Sumber daya laut Sulsel luar biasa, sangat kaya. Masyarakat nelayan juga luar biasa banyak.
Laut Sulsel terbaik dan terkaya di dunia,” sebut Katshuhisa

Katshuhisa menambahkan, pihaknya akan memberikan pendidikan dan bimbingan pada nelayan terkait
pengelelolaan gurita dari penangkapan hingga sampai ke pabrik.

“Saya melihat yang perlu diperbaiki ada pada manajemen penangkapan dan pengelolaan. Serta perlu
dukungan dari pemerintah,” ujar Katshuhisa.

Ekspor perdana Gurita Jepang ke Jepang 30 ton ini merupakan bagian dari target 1000 ton ke
Jepang di tahun 2017. (mri)