Tak Direstui Menikah, Warga Tamalanrea Nekat Bakar Rumah dan Tewas Terpanggang

LIPUTAN8.COM — Nasib malang dialami H Ryan (47), dia nekat membakar sendiri rumahnya di Jl Perintis Kemerdekaan RT 05 RW 01 Kompleks Hartaco Permai Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.

Tragisnya lagi, duda empat anak itu diduga bunuh diri dan tewas terpanggang di toilet kamarnya.

Korban membakar rumahnya, Jumat (5/5) sekitar Pukul 09.40 WITA dengan cara terlebih dahulu membakar kasur di kamar tidurnya dengan korek gas.

Rumah korban berada dideretan toko semi permanen di poros Jl Perintis Kemerdekaan persis didepan Kampus Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali Makassar.

IMG-20170505-WA0006

Selain rumah korban, si jago merah juga melalap empat petak toko semi permanen di sebelah kiri kanannya.

Informasi di TKP menyebutkan, H Ryan yang diketahui telah mengindap gangguan jiwa, membakar rumahnya sendiri, karena diduga stres tidak mendapat restu keluarganya untuk menikah lagi.

“H Ryan sendiri yang bakar kasurnya, dia bakar pake korek gas. Sebenarnya dia hanya mau mengancam orang tuanya agar dibuka rantai yang terpasang di kakinya. Dia dirantai di Pasung karena dikhawatrkan ngamuk jika keluar rumah, maklum dia sakit jiwa,” kata Ketua RT 5 Komplesk Hartaco Permai di TKP pagi tadi.

Sementara Aldi (22) anak korban mengaku, bapaknya tewas terpanggang di dalam kamar, lantaran terikat rantai ke dua kakinya. “Bagaimana caranya mau lari, kakinya di rantai. Sempatji saya dan nenekku dobrak kamarnya, tapi api sudah besar sekali, tindak sempatmi kita tolong,” ucap Aldi.

“Bapak memang sakit jiwa. Kemarin malam kambu lagi penyakitnya. Bapak marah-marah terus, ngamuk. Dia marah karena nenek dan keluarga di Bone tidak setuju bapak kawain lagi karena masih sakit,” kata Aldi polos. (**)