Banner-DPRD
Sulsel

5 Warga Kabupaten Gowa Tewas Tertinbun Runtuhan Jagung 

20170403_234728

LIPUTAN8.COM — Lima orang warga dusun Teko Tanru Desa Nirannuang Kecamatan Bontorannu Kabupaten Gowa tewas setelah tertimbun jagung setelah pondok kebun yang berukuran 4 x 4 meter roboh, Senin Siang (3/4/2017).

Berdasarkan informasi yang dihinpun dari pihak Kepolisian kelima warga yang meninggal dunia adalah, Kasma (33), Dani Dg.Kanang (45), Herman alias Aco (20), Hanifah (75) dan Dg.Ramma (35). Kelima korban adalah warga desa Nirannuang Kecamatan Bontorannu Kabupaten Gowa yang juga masih ada hubungan keluarga.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani yang dikonfirmasi membenarkan perihal kejadian tersebut. Menurutnya,selain 5 orang korban yang meninggal dunia akibat runtuhan pondok yang yang berisikan sekitar 3 Ton, juga ada satu korban yang luka-luka dan 3 korban yang selamat.

” Dari informasi yang kami terima akibat runtuhan 3 ton jagung ada 5 orang yang meninggal, 1 korban luka dan 3 lainnya selamat. Semuanya korban masih ada hubungan keluarga, ” Kata Dicky Sondani, saat di komfirmasi sesaat lalu.

Dicky menjelaskan,awalnya korban sementara berteduh dibawah sebuah pondok yang terbuat dari tiang bambu dan membuka kulit jagung, tiba-tiba pondok yang berikan hasil panen jagung sekitar 3 ton roboh dan menimpa warga yang sementara membuka kulit jagung yang membuat warga susah bernapas dan bergerak yang mengakibatkan lima orang meninggal.

” Tumpukan jagung yang menimpa warga membuat korban susah bernapas, 5 diantaranya meninggal, ” Urai Dicky.

Sementara,tiga warga yang selamat masing-masing, Imawati Dg.Mawar (23), Ida Dg.Tonji (20) dan Hana Dg.Rannu (30) dan korban yang dikabarkan menderita luka adalah Haria Dg. So’na (40) yang juga warga sekitar lokasi kejadian.

Untuk korban meninggal dunia saat ini semenatara dalam pengurusan keluarga korban, dan informasi yang berkembang pihak keluarga korban telah menandatangani berita acara penolakan untuk proses autopsi.

” Karna korban adalah semuanya satu keluarga dan pihak keluarga korban menolak untuk di lakukan autopsi,maka korban akan di urus untuk proses Pemakaman, ” Pungkas Dicky Sondani.

(Bur)

To Top