Dari Temuan Sperma, Pembunuh PNS Di Gowa Akhirnya Diringkus Polisi

LIPUTAN8.COM — Tak lebih dari sehari Tim Resmob Polda Sulsel bersama jajaran Polres Gowa berhasil menangkap dua tersangka pembunuhan Muh Amir Ahmad (38), Perawat Puskesmas di Kabupaten Takalar.Polisi sebumnya tidak menemukan barang bukti yang digunakan pelaku, namun siapa sangka, petunjuk utama yang diperoleh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) berasal dari sperma korban sendiri.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel, Kombes Erwin Zadma, kepada awak media mengungkapkan, pihaknya tak menemukan barang bukti yang dipakai oleh tersangka untuk mengeksekusi korban. Namun memang ada satu barang bukti yang menjadi petunjuk utama pihaknya untuk mengetahui motif pelaku.

“Saat jenazah korban diidentifikasi, memang ada ditemukan sperma pada tubuh korban. Itu juga yang menjadi petunjuk kami,” Ungkap Erwin saat menggelar Prescome di Mapolda Sulsel, Kamis (30/3/2017).

Setelah menangkap kedua tersangka Karimolla alias Ullah dan Muh Fauzul alias Zul, hal itu pun diperkuat oleh pengakuan keduanya. Bahkan sebelum membunuh korban Amir, keduanya sempat melakukan hubungan badan dengan korban.

“Jadi mereka main bertiga, dua tersangka ini mengaku disodomi malam itu oleh korban, namun saat menagih janji korban dan dijawab nanti akan diberikan uang senilai Rp5 juta, dua tersangka pun marah dan membunuh korban. Menurut mereka sudah setahun korban menjanjikan uang tersebut, tapi tak kunjung diberikan,” urai Erwin.

Berdasarkan informasi yang dihinpun dari Kepolisian, awal bertemunya pelaku dengan kedua tersangka, saat itu korban tengah berjalan-jalan ke Pelabuhan Paotere Makassar. Kedua tersangka yang berprofesi sebagai penjual ikan itu, akhirnya berkenalan dengan korban dan merajut hubungan selama setahun.

“Dari pengakuan tersangka, mereka sudah berhubungan badan lima kali dengan korban selama kurun waktu setahun itu,” Pungkas  Erwin. (Bur)