20 Lapak PK-5 di Terowongan Rappokalling di Bongkar

LIPUTAN8.COM — Lebih dari 20 lapak pedagang kaki lima (PK-5) yang berada di terowongan Rappokalling, kelurahan Tammua, kecamatan Tallo dibongkar, Kamis (23/3/2017).

Pembongkaran lapak di daerah milik jalan (Damija) itu dikoordinir Lurah Tammua, Andi Jumair dan Lurah Rappokalling, Yusran Bostang.

Penertiban PK-5 tersebut dilakukan tanpa perlawanan. Bahkan sebagian pedagang membongkar sendiri lapak atau tempat jualannya.

“Semua PK-5 yang berada di terowongan Rappokalling dan sekitarnya kita tertibkan. Keberadaannya sangat mengganggu lalu lintas, jorok dan berada di roylen jalan,” kata Lurah Tammua, Andi Jumair.

Menurut Andi Jumair, PK-5 di terowongan Rappokalling sudah bertahun-tahun ditempati warga untuk berjualan. Bahkan sejumlag lapak sudah dibuat semi permanen.

“Sebelum kami turun membongkar, kami sudah melayangkan teguran secara tertulis untuk mengosongkan tempat itu. Hanya saja mereka membadel, terpaksa kami turunkan Satpol PP untuk membongkar semua lapak yang berada di dalam terowongan dan sekitarnya,” ujarnya.

Lurah Rappokalling, Yusran Bostang menambahkan, terowongan Rappokalling dan sekitarnya harus steril dari PK-5. Hal itu untuk kenyamanan warga dan pengguna jalan yang melintas di daerah ini.

“Semua PK-5 di terowongan ini kami bersihkan. Keberadaannya sangat mengganggu dan menjadi biang macet di daerah ini,” kata Yusran.

“Sebelumnya kami lakukan secara persuasif, dan memberi kesempatan untuk membongkar sendiri. Namun dari batas waktu yang kami berikan tidak diindahkan, terpaksa kita bongkar paksa,” jelasnya. (aco)