Apajii…!! Hotel Gammara Punya Fasilitas Mewah tapi Ogah Bayar Retribusi Sampah

LIPUTAN8.COM – Sejak beroperasinya Hotel Gammara di Kota Makassar pada 9 Mei 2016 lalu, sayangnya kewajiban membayar retribusi sampah kepada Pemerintah Kota Makassar belum sepenuhnya dilaksanakan oleh manajemen hotel bintang empat tersebut.

Hal ini menjadi pertanyaan publik perihal hotel memiliki banyak fasilitas mewah tetapi ogah menyetor uang sampah. Menurut Lurah Kampung Buyang, Kecamatan Mariso Hj Rajeng menyebutkan sudah mendekati satu tahun hotel yang berlokasi di Jalan HM Daeng Patompo, Tanjung Bunga, Makassar belum pernah membayar retribusi sampah yang diatur Pemkot Makassar.

Dimana kata Hj Rajeng, ia hanya menjalankan amanah Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 119 Tahun 3016 tentang pemungutan retribusi persampahan. Perwali itu berlaku bagi usaha atau bisnis seperti hotel, wisma maupun lainnya.

“Kami pernah menemui pihak manajemen hotel soal retribusi sampah. Katanya, pihak hotel memiliki angkutan sampah. Mungkin alasan itu mereka tidak membayar kewajibannya. Padahal penginapan lain tidak ada masalah,”ujar Hj Rajeng kepada liputan8.com, Selasa (31/01/2017).

Untuk itu, ia melaporkan kepada Camat Mariso Harun Rani masalah retribusi sampah di Hotel Gammara. Dalam waktu dekat ini, Pemerintah Kecamatan Mariso akan menyurati pihak manajemen hotel Gammara terkait hal tersebut.

Camat Mariso Harun Rani mengatakan pihaknya akan meminta penjelasan pihak Hotel Gammara mengapa tidak membayar retribusi sampah. Ia juga mengaku baru mengetahui setelah mendapat laporan dari Pemerintah Kelurahan Kampung Buyang. “Kami surati dulu untuk membahas hal ini,”jelas Harun Rani kepada liputan8.com via WhatsApp.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi via telepon, Johanes G Purnadi selaku Sales Eksekutif Hotel Gammara tidak dibalas. Begitu juga tak ada tanggapan melalui via WhatsApp, Selasa (31/1/2017).

(aco/liputan8)