Kejari Makassar Siapkan Tim Usut Peralihan Lahan Pasar Baru Patimura

LIPUTAN8.COM – Kejakassan Negeri (Kejari) Makassar berencana akan menurunkan timnya, untuk melakukan investigasi terhadap dugaan peralihan aset lahan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, yang terletak di Pasar Baru Jalan Patimura.

Dimana lahan tersebut merupakan aset milik Pemkot Makassar yang telah diperjualbelikan oleh salah satu bank swasta di Makassar. Penjulan aset tersebut dilakukan melalui proses lelang, atas pinjaman uang kredit senilai Rp30 miliar yang dianggap failid.

Pinjaman miliaran rupiah itu, dilakukan oleh salah satu perusahaan pemegang akta Hak Guna Bangunan (HGB), yaitu PT Matahari Corporate. Lantaran karena perusahan tersebut tidak mampu membayar anggunan, sehingga pihak bank menyita seluruh aset perusahaan karena dianggap perusaahan itu telah failid.

Tak hanya aset milik perusahaan saja yang disita, bahkan aset lahan Pemkot Makassar yang dikelola oleh PT Matahari Corporate juga turut disita pihak bank.

Padahal aset lahan Pemkot Makassar yang terletak di Pasar Baru tidak pernah dijadikan jaminan pinjaman kredit, ke pihak bank. Namun ironisnya secara sepihak pihak bank secara paksa menyita lahan tersebut.

Kini aset lahan milik tersebut kini telah beralih menjadi status hak milik. Pihak bank telah melelang lahan tersebut dengan cara menerbitkan sertifikat hak milik.

“Rencana kita baru akan menurunkan tim untuk mengusut peralihan lahan itu,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Deddy Suwardy Surachman, Minggu (29/1/2017).

Tim yang nantinya akan ditunjuk untuk mengusut, akan melakukan investigasi dan mengumpulkan data dan keterangan.

Guna mengetahui serta memastikan ada tidaknya pelanggaran serta tindak pidana yang terjadi, seperti informasi yang diperoleh pihak Kejari Makassar.

“Kita mesti melakukan pendalaman terlebih dahulu, sebelum kita memastikan tindak pidananya,” tukas Deddy.

Apalagi ini menyangkut soal dugaan peralihan aset, tentu menurut Deddy harus dilakukan secara cermat dan hati-hati. Sehingga harus dilakukan investigasi secara mendalam sebelum dilakukan penyelidikan.

Kepala Seksi Intelejen Kejari Makassar, Alham mengatakan bila pihaknya belum bisa langsung masuk karena ini, masih baru sebatas informasi. Hanya saja kata dia, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan melakukan pengusutan terhadap peralihan lahan tersebut.

“Semua tergantung koordinasi dan petunjuk dari pimpinan, baru bisa turun melakukan investigasi,” tandasnya. (liputan8)