SYL Tegaskan 2017 UKM dan Koperasi Tidak Boleh Gagal

LIPUTAN8.COM — Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Syamsu Alam Ibrahim, mengatakan, Provinsi
Sulsel dituntut untuk bekerja keras dengan penuh dedikasi, khususnya dalam memberikan pembinaan kepada koperasi dengan memberikan contoh terbaik. Dimana setiap kabupaten memiliki satu koperasi percontohan.

Syamsu Alam mengungkapkan, pembinaan koperasi dilakukan dengan menciptakan koperasi berkualitas, yang dapat melayani kebutuhan anggota dan masyarakat. Pemprov Sulsel melalui Pergub Nomor 18 Tahun 2016 tentang Koperasi Inti dan Koperasi Unggul, membentuk koperasi percontohan di seluruh kabupaten/kota. Dimana, setiap BUMN/BUMD yang ada di Sulsel membina satu koperasi di tiap kabupaten sebagai koperasi Gubernur Sayang Mart.

“Beberapa BUMN sudah terlibat langsung dalam pembinaan koperasi inti. Dan pada hari ini, kembali BUMN memberikan fasilitasi dan pembinaan kepada gerakan koperasi dan UKM,” ujarnya.

Sementara itu Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo menyampaikan, koperasi adalah bagian strategis dan punya tantangan kuat untuk menjadikan bangsa ini memiliki perekonomian yang kuat. Selama ini, Pemprov Sulsel berupaya mendorong koperasi dan UKM untuk bisa berjalan. Apalagi, jika hanya dengan pendekatan modern ritel, justru akan mematikan pasar tradisional dan pedagang kecil.

“Saya telah mengeluarkan edaran, bupati dan walikota jangan mendahulukan ritel modern dibanding pasar tradisional. UKM dan Koperasi menjadi pilihan agar akselerasi ekonomi yang ada bisa didorong lebih baik,” kata Syahrul.

Ia menegaskan, koperasi tidak boleh gagal. Tahun 2017 ini, ekonomi tidak terlalu bagus secara nasional. Karena itu, yang bisa memperbaiki adalah Koperasi dan UMKM, yang sudah teruji saat krisis ekonomi tahun 1998 lalu. Namun, yang harus dilakukan adalah meningkatkan kualitas yang dijual setara dengan apa yang dijual secara nasional dan global, kemudian kualitas dan kemasan harus diperbaiki.

“KUMKM Center inilah yang harus menjadi contoh. Karena itu, saya minta agar maskapai penerbangan
serta travel, agar turis yang datang harus dibawa kesini,” ujarnya. (mri/liputan8)