Jaksa Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi di Pasar Pa’Baeng-bang Makassar, Ini Alasannya!

LIPUTAN8.COM – Penyidik Kejari Makassar menghentinkan penyelidikan perkara kasus dugaan korupsi Pungutan Liar (Pungli) sewa lods pasar Pa’baeng-baeng milik Perusda Pasar Raya Makassar. Kasus tersebut telah masuk dalam tahap penyelidikan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar. Terpaksa harus dihentikan penyelidikannya oleh penyelidik Kejari Makassar.

Menurut Kepala Kejaksaan (Kejari) Makassar, Deddy Suwardy Surachman alasan penghentian kasus itu lantaran perkara itu diambil alih oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulsel. Dimana kasus tersebut juga telah ditingkatkan ke tahap penyidikan dan telah menetapkan kepala pasar Pa’baeng-baeng, Laisa A Manggong sebagai tersangka.

Namun, dia menegaskan bahwa jika pihaknya menghentikan penyelidikan kasus tersebut, sebab menurut dia kasus itu juga telah ditangani oleh penyidik Polda. Selain itu juga kata dia pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak Kejati Sulsel terkait penanganan kasus yang sama tersebut.

“Kasusnya sudah kita hentikan dan kita telah menyerahkan sepenuhnya oleh Kejati untuk proses kasusnya,” Ujar Deddy Suwardy Surachman, Jumat (6/01/2017).

Deddy berdalih tidak mungkin satu perkara ditangani oleh dua institusi, jadi secara otomatis salah satu harus ada yang mengalah, untuk proses hukum selanjutnya.

Deddy juga menuturkan penanganan kasus tersebut juga masih dalam tahap Puldata dan Pulbaket, sedangkan polda sudah menetapkan kasus tersebut ke tahap penyidikan. “Jadi tidak ada salahnya kalau kasus ini kita hentikan dan kita serahkan saja ke Polda,” tandasnya.

Sebelum tim terlalu jauh melakukan pendalaman dalam kasus tersebut. Sebab kata Deddy materi perkara dalam kasus ini sama dan dikhwatirkan akan mengganggu proses hukum selanjutnya.(ker/liputan8)