Rencana Kabur ke Jayapura, Pelaku Penikaman Nurdin Diringkus Polisi

Kapolres Gowa AKBP Rio Indra Lesmana. (Foto : Bur/liputan8)

LIPUTAN8.COM — Pelaku penikaman terhadap korban Nurdin alias Nuru (30) berhasil diringkus oleh Satuan Reserse Mobil (Resmob) Polda Sulsel di Dusun Bungung Rauwa Desa Bulukunyi Kecamatan Polombangkeng Selatan Kabupaten Takalar, Kamis (21/7/2016) pukul 08.30 Wita, pagi tadi.

Penangkapan pelaku Rusli Dg.Lili Bin Tarru berawal saat anggota mengamankan Syahrir Dg.Ropu (46) warga Dusun Parang Berua Desa Maccini Basi Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Dari hasil introgasi terhadap Syahrir, diketahui pelaku sempat meminta bantuan untuk diberi perlindugan pasca penikaman terhadap Nurdin Dg.Nuru.

“Pengakuannya, Syahrir sempat dihubungi oleh pelaku untuk diberi perlindugan, yang kemudian diteruskan ke tante pelaku,” kata Kepala Unit (Kanit) Resmob Polda Sulsel, AKP M.Yunus Saputra, Kamis (21/7/2016).

Yunus menambahkan, tante pelaku yang menerima Informasi dari Syahrir kemudian menyiapkan uang sebanyak Rp200 Ribu dan makanan yang dititipkan kepada Syahrir. Upaya pengembangan yang dilakukan membuahkan hasil dan berhasil meringkus pelaku di Kabupaten Takalar.

” Pelaku ini rencananya akan melarikan diri ke Jayapura,”ungkapnya.

Sementara, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gowa ,Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rio Indra Lesmana membenarkan perihal penangakapan pelaku. Ia mengatakan pelaku berhasil diamankan di Kabupaten Takalar di rumah salah satu pihak keluarga pelaku.

“Benar, pelakunya sudah tertangkap, saat ini pelaku telah diamankan di Polda Sulsel,” kata Rio saat dikomfirmasi via telpon selulernya, Kamis (21/7/2016) sesaat lalu.

Diberitakan sebelumnya, korban ditikam saat menghadiri resepsi pernikahan kerabatnya di Dusun Bilaya Desa Panyangkalang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa, Selasa (19/7/2016) malam.

Korban akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf Kabupaten Gowa akibat luka tikaman pada bagian punggung bawah ketiak sebelah kiri dan luka tebasan pada pergelangan tangan kiri korban.

Informasi yang dihimpun, pelaku tega menghabisi nyawa korban karena dipicu dengan dendam lama yang sekitar 7 tahun lalu. Ibu kandung Rusli pernah digagahi oleh Nurdin alias Nuru. (Bur/liputan8)