Ini Hasil Olah TKP Polisi Terhadap Misteri Kematian Rezky Evienia

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel,Kombes Pol Erwin Zadma saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolda Sulsel,Rabu (15/6/2016) . (Bur/iputan8)

LIPUTAN8.COM – Misteri kematian Rezky Evienia Syamsul (22) mahasiswi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Kota Makassar mulai menuai titik terang setelah dilakukakan olah tempat kejadian perkara (TKP) kedua oleh Tim Identifikasi Polda Sulsel di lokasi kejadian, Desa Tombolo Pao, Kecamatan Malino (15/6/2016).

Dari hasil penyelidikan Saksi, terungkap sudah bagaimana proses penyiksaan Senior TBM 110 FK UMI terhadap Rezky, Rezky diketahui mengalami kritis di pos 3 dari 7 pos yang disediakan pihak panitia, setelah sebelumnya mengalami kontak fisik di pos 1 dan 2.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Suslel,Kombes Pol Erwin Zadma mengatakan dari hasil pemeriksaan dan gambaran penyidik dari olah TKP menemukan titik terang dimana kuat dugaan adanya tindakan fisik dialami korban saat melaksanakan diksar atau ospek.

Dia menyebutkan bahwa saat ini penyidik masih fokus pada tindakan pantia. Dimana berada pada pos 1 sampai Pos 3 dari 7 pos yang telah disediakan oleh panitia.

” Fokus tindakannya berada pada Pos 1 dan Pos 2 dan di Pos 3 korban sudah lemah,” kata Erwin.

Diketahui di pos 1 Rezky mengalami gertakan mental, hingga di pos 2 mendapat kontak fisik seperti Push Up dan Sit Up, akan tetapi Push up dan sit up yang hadapi tidaklah wajar.

Panitia pelaksana menyediakan pertanyaan jikalau pesrta tidak mampu menjawab pertanyaan tersebut, maka sanksinya Push Up atau sit up sebanyak 1 set atau 25 kali di bawah air sungai yang dalamnya setinggi pinggang orang dewasa.

Dari hasil olah Tkp dan rekonstruksi dan pemeriksaan saksi-saksi pihak Kepoisian akan menetapkan tersangka setelah gelar perkara dan tentunya dilihat apakah mereka yang terperiksa memenuhi unsur untuk ditetapkan sebagai tersangka .

” Nanti setelah gelar perkara baru kita bisa ketahui siapa tersangkanya karna tahapan itu harus di lalui semua,” Pungkasnya . (acax/Bur/liputan8)