Syahrul Serahkan Roem Urus Golkar

LIPUTAN8.COM — Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo nampaknya ingin rehat dulu sejenak dari dunia politik pasca ikut bertarung dalam Munaslub Partai Golkar.

Kepada wartawan, Rabu (1/6/2016), di Kampus II Badan Diklat Provinsi Sulsel, orang nomor 1 di Sulsel itu mengatakan, saat ini, dirinya mau konsentrasi dulu di pemerintahan.

“Aku mau konsentrasi dulu ke pemerintahan yang masih dua tahun, sesuai janji saya semua full aktifitas saya, energi saya, perhatian saya pada bagaimana sisa jabatan saya yang dua tahun itu mampu saya capai maksimal. Dan itu lebih penting,” kata Syahrul.

Namun dia buru-buru menekankan jika dirinya tidak akan meninggalkan Partai Golkar. Untuk sementara dia meminta Ketua Harian Golkar Sulsel HM Roem untuk melaksanakan full aktifitas politik di Partai Golkar. Dirinya tinggal memback up saja dari belakang. Dia memberi kewenangan kepada Roem untuk memainkan semua kegiatan rutin dan strategis di tubuh Partai Golkar Sulsel.

“Tidak berarti saya meninggalkan partai. Tapi tadi malam saya sudah panggil Pak Roem untuk melaksanakan full aktifitas politik dan saya back up di belakangnya,” jelasnya.

Disinggung terkait keinginannya kembali maju sebagai Ketua DPD I Partai Golkar, Syahrul mengemukakan terlalu cepat jika dia harus mengucapkan Ya atau Tidak.

Dimintai tanggapannya terkait formatur DPP Partai Golkar yang tidak mengakomodir namanya, Syahrul secara legowo mengatakan mungkin Tuhan memintanya agar lebih baik di luar lingkaran kepengurusan agar bisa bebas stigma.

“Saya biasa-biasa tuh. Barangkali Tuhan yang minta saya lebih baik diluar, sehingga saya bebas stigma,” ungkapnya.

Dia kembali mengemukakan, dirinya mencalonkan diri sebagai calon ketua umum (Caketum) Partai Golkar pada Munaslub lalu bukan karena dirinya gila jabatan. Dia hanya menginginkan Golkar lebih baik lagi. (rma/nto/liputan8)