Humas Polda Sulselbar: Kejiwaan Pelaku Akan Diperiksa Dokter Forensik

Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Pol Frans Barung Mangera saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolsek Tamalanrea, Jumat (6/5/2016). Bur/liputan8

LIPUTAN8.COM – Jamaluddin alias Udin (32) ayah kandung pelaku pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri, Alimuddin (6) akan diperiksa secara medik oleh dokter forensik Polda Sulselbar. Kuat dugaan pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

Hal ini diungkapkan langsung Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulselbar, Kombes Pol Frans Barung Mangera saat ditemui di depan Mapolsek Tamalanrea, Jumat (6/5/2016).

“Langkah yang paling mutlak dilakukan adalah memeriksa yang bersangkutan (Jamaluddin) di Doktoral Forensik, besok kami akan lakukan,” kata Barung.

Lebih lanjut, Barung menjelaskan bahwa alasan pihak kepolisian belum melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Jamaluddin meski unsur pidanya telah lengkap adalah karena Jamaluddin mengalami kelabilan. “Sejauh ini jawaban dia (Jamaluddin) selalu berubah-ubah kadang dia menjawab menyesal kadang juga tidak, kadang tertawa kadang juga murung” jelas Barung.

Ia menambahkan,riwayat hidup Jamaluddin sudah dua kali masuk rumah sakit jiwa, “ini riwayat recordnya sudah dua kali masuk Rumah Sakit Jiwa Dadi, makanya kita harus tahu apakah jamaluddin dikenakan pasal 44 KUHP,” ungkapnya .

Hasil rekomendasi dari dokter forensik akan menjadi acuan pihak Kepolisian untuk menentukan apakah bisa Jamaluddin dipidanakan. “Jika mengalami gangguan kejiwaan tentu saja kita akan dikirim ke rumah sakit Jiwa, dan jika tidak akan dilanjutkan proses hukumnya,” ungkapnya .

Ditambahkannya, pihak kepolisian mengakui saat ini unsur pidananya telah memenuhi seperti telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi,ada alat bukti balok kayu dan tabung gas ukuran 3 kg,tempat kejadian perkara (TKP) dan ada korban.

” Unsur pidananya telah memenuhi, namun langkah kepolisian lebih tepatnya adalah melakukan periksaan terhadap pelaku apakah terganggu kejiwaannya atau tidak,” tandasnya. (acax/Bur/liputan8)