Buruh Berkontribusi Pada Peningkatan Ekonomi di Sulsel

Aksi pekerja buruh di Makassar memperingati Mayday

LIPUTAN8.COM – Meningkatnya perekonomian Sulsel dalam kurun beberapa tahun terakhir disebut-sebut tidak lepas dari peran serta buruh dan pekerja, selain peran pengusaha dan pemerintah.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, hasil kerja dari industri yang semakin baik dan aktivitas ekonomi yang bergerak, termasuk didalamnya aktivitas bisnis menjadi pendorong semakin membaiknya perekonomian Sulsel.

Jika ditelusuri, dibalik semua faktor tersebut, ada pekerja dan buruh serta pengusaha. Olehnya itu pekerja merupakan bagian dan pilar dari hadirnya perekonomian yang semakin meningkat.

Menyadari hal itu, maka Syahrul berpendapat, peringatan hari buruh internasional atau Mayday bukan sekedar peringatan, bukan hanya simbol-simbol dunia. Tetapi mayday harus jadi bagian untuk mengkonsolidasi emosional, mencari dan menyempurnakan apa yang kurang dengan cara yang baik.

Ia menyatakan kesyukurannya karena selama dirinya menjabat sebagai gubernur pihaknya dibantu oleh semua pihak, termasuk perserikatan buruh, masyarakat dan kelompok-kelompok karyawan serta pengusaha, peringatan Mayday selalu dilaksanakan dengan baik, damai, dan santun.

Menurutnya pelaksanaan May Day yang sopan, santun, dan damai tersebut merupakan wujud nyata dari kesadaran buruh dan pekerja terhadap pembangunan dan masyarakat. Olehnya itu, pengusaha diminta melihatnya sebagai kontribusi positif.

“Inilah kesadaran buruh, dan saya harap pengusaha melihat ini sebagai kontribusi buruh yang harus dijaga. Posisi pemerintah adalah energizer dan stabilizer keduanya supaya bisa berjalan sebagai kekuatan industri dan ekonomi bisnis,” lanjutnya.

Syahrul menambahkan, dengan pelaksanaan peringatan Mayday yang tetib dan damai, ternyata tuntutan atau keluhan mengenai sesuatu yang dirasa kurang, tetap bisa disampaikan, dan harus tersampaikan.

“Apakah dengan cara yang santun itu hal yang kurang tidak bisa disuarakan? Bisa. Dari kekurangan dengan cara baik disampaikan, harus bisa sampai. Saya juga perintahlan pada seluruh dinas perindag yang ada, termasuk bupati menggerakkan dinasnya, harus ada yang diperbaiki,” pungkasnya.

Sebelumnya, pelaksana tuga (plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Sulsel, A Edison, mengatakan, pelaksanaan peringatan hari buruh dilakukan setidaknya di 3 titik yakni Monumen Mandala, KIMA, dan Flyover.

Beberapa elemen pekerja dan buruh disebutnya akan melaksanakan aksi damai tanpa mengganggu ketertiban dan arus lalu lintas. Sedangkan puncak peringatan May Day tingkat provinsi akan dilaksanakan nanti malam di Grand Clarion Hotel.

“Kita sudah himbau agar tidak melakukan aksi unjuk rasa yang mengganggu ketertiban, dan sudah ada kesepakatan agar pelaksanaannya tertib,” jelasnya. (acax/rhm/liputan8)