Tahanan Polres Luwu Meninggal, Kapolres: Kami Hanya Beri Santunan, Bukan Menutupi Kesalahan

Kapolres Luwu, AKBP Adex Yudiswan

LIPUTAN8.COM – Kapolres Luwu, AKBP Adex Yudiswan membantah jika pihaknya meminta berdamai dengan pihak keluarga Jufrianto, tahanan Polres Luwu yang meninggal. Menurutnya, dana yang diberikan tersebut hanya sebagai santunan bagi pihak almarhum.

“Kami tidak menjanjikan uang kepada keluarga almarhum. Kami memang berencana memberikan santunan. Tapi itu sebagai bentuk empati kami kepada pihak keluarga dan saya kira itu adalah hal yang wajar. Jangan malah dinilai dalam perspektif untuk menutupi kesalahan,” tegasnya.

Menurut Adex, Jufrianto meninggal dalam perjalanan menuju ke RS Bhatara Guru. Dia menambahkan, almarhum memang sudah mulai mengeluh sakit sejak Sabtu malam. Hasil pemeriksaan dokter, Jufrianto menderita penyakit ginjal dan maag kronis.

“Tapi sudah tahu kalau sakit, dia masih tidak mau makan. Petugas sudah memberikan meminta agar dia makan. Tapi tetap menolak,” kata Adex.

Adex menegaskan, pihak kepolisian tidak melakukan kesalahan dalam penindakan. Salah satu pelayanan yang diberikan adalah pada saat korban mengeluh sakit, pihak kepolisian langsung memberikan pelayanan medis. (fma/liputan8)