PKK Wajo Gencar Sosialisasi Bank Sampah

Ilustrasi bank sampah

LIPUTAN8.COM — Tim Penggerak PKK Kecamatan Wajo tetap konsisten dalam mengembangkan program bank sampah berbasis masyarakat.

Konsistensi itu diperlihatkan dengan membentuk bank sampah unit di setiap kelurahan. Bahkan kedepannya digagas bank sampah di setiap RT/RW.

Ketua TP PKK Kecamatan Wajo, Ny Reini Mailani menuturkan, bank sampah berbasis masyarakat telah dibentuk disetiap kelurahan. Kedepannya akan digagas bank sampah unit ditingkat RW/RT.

“Kedepan kita akan bentuk bank sampah berbasis masyarakat ditingkat RW/RT. InysaAllah kita akan bentuk secara bertahap,” kata Reini kepada liputan8.com disela acara sosialisasi kantong plastik sampah pilah di Kantor Kecamatan Wajo, Kamis (31/3/2016).

Ia menjelaskan pihaknya saat ini sedang gencar melakukan sosialisasi di masing-masing kelurahan tentang bank sampah.

Materi sosialisasi termasuk bagaimana pengelolaan sampah yang baik dan benar. Di samping itu pemanfaatan sampah, baik organik dan anorganik.

“Sementara ini kesadaran warga untuk mengelola sampah (memisahkan sampah organik dan anorganik) dari tingkat rumah tangga masih rendah. Karena itu kami galakkan sosialisasi ke masayarakat,” katanya.

Reini mengatakan sampah yang ada di masyarakat jenisnya ada tiga, yakni yang layak kompos, layak jual, dan layak buang.

Dengan adanya bank sampah ini diharapkan persoalan sampah bisa rampung di hulu, yakni tingkat rumah tangga atau kelurahan.

Ia mengatakan melalui cara ini diharapkan sampah bisa menjadi barang bernilai ekonomi tinggi, di antaranya sampah dibuat menjadi tas, lampion, dan lain sebagainya.

“Sampah itu bagi orang tidak paham maka hanya akan menjadi barang buangan. Padahal di sana ada nilai kemanfaatannya baik itu menghasilkan uang, pupuk, dan nilai sosial serta pendidikan bagi masyarakat,” katanya. (nto/liputan8)