Gagal di Melbourne, Rio Ingin Melihat Bendera Finish Berkibar di Bahrain

Rio Haryanto saat beraksi di latihan bebas GP Australia.

LIPUTAN8.COM — Rio Haryanto membuka musim balapan F1 di Melbourne dengan hasil mengecewakan karena gagal finis. Rio kini menatap seri kedua GP Bahrain pekan ini, dan berharap hasil balapan akan lebih baik.

Diungkapkan dalam rilis di laman FB milik Manor Racing Team (MRT), tim telah bersiap untuk menghadapi ajang balapan malam pertama bagi Rio dan rekan satu timnya, Pascal Wehrlein.

“Balapan malam pertama saya akan terasa spesial. Saya berpikir akhir pekan nanti akan berjalan dengan lancar dan saya mendapatkan pengalaman baik di berbagai area. Hal yang terpenting saya ingin segera melihat bendera finis berkibar,” ungkap Rio.

Ketika tampil di GP Australia. Rio gagal finish setelah mobilnya mengalami kerusakan. Padahal, pebalap asal Indonesia ini hanya memiliki target bisa mencapai finish dalam setiap seri F1.

Belajar dari Melbourne, Rio dan tim akan menggunakan pengalaman pada balapan perdana tersebut untuk meningkatkan potensi kendaraan.

Dave Ryan, Racing Director MRT, mengungkapkan tugas tim saat ini adalah untuk menemukan kinerja maksimal antara mobil dan pebalap. Tim MRT berusaha keras untuk membuat peningkatan di seluruh sektor pada balapan akhir pekan ini.

“Di Melbourne kemarin pebalap telah bekerja dengan baik dan saya melihat mobil masih memiliki potensi untuk ditingkatkan kemampuannya. Ini tugas bagi tim untuk menghadapi Bahrain pekan ini,” ujar Dave.

Dave mengatakan, balapan di Bahrain selalu memiliki kesulitan tersendiri. Terutama menyangkut cuaca. Hujan bukan masalah besar untuk Bahrain karena air akan cepat menguap. Kesulitan datang dari hembusan angin karena dapat mengganggu pebalap.

“Tantangan lainnya adalah kondisi trek yang berubah dengan cepat saat siang hari di sesi latihan dan saat kualifikasi. Ini butuh kerja sama antar tim mekanik dan pebalap untuk dapat menemukan strategi terbaik di balapan ini,” ujar Dave. (kps/nto/liputan8)