Prof Darwis: Ada Makna Danny Ingin Melantik 435 Kepsek di TPA Antang

LIPUTAN8.COM – Memilih Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa Antang Manggala sebagai lokasi pelantikan kepala sekolah (kepsek), Walikota Makassar, Moh Ramdhan “Danny”Pomanto berniat menyampaikan sesuatu hal yang positif untuk pendidikan di kota ini.

Demikian hal itu di sampaikan Pengamat Sosial Unhas, Prof Muh Darwis, Sabtu, (26/3/2016). Menurut dosen ilmu Sosiologi ini bahwa selaku pemimpin, sosok Danny Pomanto, sepertinya punya keinginan dan makna untuk memperlihatkan kepada para kepsek bahwa TPA bisa menjadi referensi tentang bagaimana mengelolah pendidikan untuk lebih baik dan berkualitas kedepan.

Kendati, pastinya apa yang ingin dilakukan oleh Danny di TPA akan mendapat respon yang berbeda-beda dari publik. Pasalnya, secara kasat mata TPA adalah tempat yang kotor dan jorok.

“Positif ini yang dilakukan pak walikota, TPA itu bisa menjadi gambaran bagaimana cara mengelolah pendidikan, kan filosofinya hampir sama itu, meskipun sebahagian orang tidak paham apa yang dilakukan walikota kenapa memilih TPA sebagai tempat pelantikan.”tutur Darwis.

Olehnya, Ia menjelaskan, secara teoritis memang jika secara rasional TPA merupakan tempat kotor dan bau. Namun, yang perlu dipahami bersama sampah itu bisa bernilai ekonomis bilamana dikelolah dengan baik dan penuh tanggung jawab.

“Sampah kalau dikelolah baik-baik bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan bernilai ekonomis, nah sama halnya kalau pendidikan dikelolah dengan benar pasti bisa lebih berkualitas dan akan menghasilkan generasi bangsa yang cerdas dan kompeten lagi.”jelasnya.(riri/liputan8)