Danny Harap AISI Mampu Kurangi Jumlah Pengangguran

Wali Kota Makassar saat melantik dan mengukuhkan pengurus Asosiasi Instruktur Seluruh Indonesia (AISI) Kota Makassar, Kamis (24/3/2016).

LIPUTAN8.COM – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto melantik sekaligus mengukuhkan pengurus Asosiasi Instruktur Seluruh Indonesia (AISI) Kota Makassar, Kamis (24/3/2016).

Dalam sambutannya, Danny mengatakan, jumlah pengangguran terbesar di Kota Makassar bermukim di lorong-long. Untuk itu dia berharap agar AISI mampu mengurangi angka pengangguran dengan memberikan pelatihan keterampilan bagi warga Makassar yang bermukim di lorong – lorong sehingga peluang kerja dapat tercipta.

“AISI sangat potensial untuk menciptakan lapangan kerja baru dengan memberikan bekal keterampilan bagi warga kita sehingga dengan modal keterampilan itu bisa digunakan untuk membuka usaha ataupun memanfaatkan kesempatan kerja yang ada,” papar Danny saat Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan AISI kota Makassar Periode 2016 – 2021, di Amirullah, Kamis, (24/03/2016).

Menurut Danny, masalah pengangguran dapat diatasi dengan pendidikan, dan keterampilan. Pengangguran jika tidak diatasi dengan benar dapat menjadi beban negara, dan berpotensi menimbulkan penyakit sosial di masyarakat.

“Penyakit masyarakat bisa timbul karena menganggur,” singkatnya

Danny juga mengingatkan pentingnya profesionalisme bagi tenaga kerja, apalagi saat ini, bangsa Indonesia tengah berada di era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Olehnya itu, Danny menyampaikan agar Dinas Tenaga Kerja kota Makassar menyusun standar profesionalisme sombere yang menjadi karakter Makassar.

“Profesionalisme Sombere bermakna pekerja yang ahli di bidangnya dengan tidak melupakan nilai – nilai kearifan lokal, tetap menjaga sopan santun, keramahan, sikap menghargai, dan menghormati sesama. Sombere juga bermakna good brotherhood, and good hospitality,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja kota Makassar, Andi Bukti Djufri menyampaikan tahun 2016 akan dijadikan tahun lorong bebas pengangguran. Dia menambahkan, setiap lorong akan dijadikan pilot project untuk program ini.

“Kita (Disnaker dan AISI) akan memberikan instruktur terbaik untuk mewujudkan Makassar 2 x + √,” ujar Bukti.

Ia juga menambahkan, dinasnya bersama AISI siap memberikan pelatihan keterampilan bagi pekerja di Jalan Nusantara yang sebentar lagi akan beralih menjadi Coto, Coffee, Corridor Culiner Center. (hsp/fma/liputan8)