Dany akan Lawan Korupsi Lewat Film

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto saat menerima koordinator ACC Sulawesi, Abdul Muttalib, di ruang kerjanya, Jumat (26/02/2016).

LIPUTAN8.COM – Wali kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto bersama ACC (Anti Corruption Committe) Sulawesi mengampanyekan pesan antikorupsi lewat film.

Ada tiga judul film dokumenter yang dijadikan media kampanye anti korupsi. Ketiganya berdurasi 15 sampai 20 menit. Film pertama berjudul Menjaga Anak Kandung Reformasi.

Film yang mengambil setting lahirnya lembaga anti rasuah di Indonesia pada tahun 2002 mengisahkan sepak terjang KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang lahir dari gerakan reformasi di tahun 1998.

Sejak berdirinya, KPK telah menangkap dan menjebloskan ke penjara ratusan koruptor. Hal itu membuat gerah para koruptor sehingga berbagai upaya pelemahan KPK terus dilakukan.

Film ini menggambarkan secara detail dukungan masyarakat sipil terhadap lembaga yang lahir di masa kepemimpinan Presiden Megawati. Film ini juga memberikan gambaran yang sangat jelas bagi warga sipil bagaimana menumbuhkan sikap antikorupsi pada generasi mendatang.

Dua film lainnya yang tak kalah gregetnya dalam mengampanyekan antikorupsi adalah Bergerak dari Daerah, dan Asa di Kekait Daye.

Danny Pomanto menuturkan film dapat menjadi salah satu media yang efektif untuk mengampanyekan antikorupsi di kalangan generasi muda.

“Memberikan edukasi antikorupsi bagi generasi muda perlu dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran, dan menanamkan perilaku antikorupsi,” ujar Danny saat menerima kordinator ACC Sulawesi, Abdul Muttalib, Jumat (26/02/2016).

Pemutaran film dokumenter bertema antikorupsi dijadwalkan berlangsung Selasa, 8 Maret 2016 nanti di Aula SMA 5 Makassar, pada Pukul 09.00 Wita.

“Kita fokus di sekolah-sekolah mengajak siswa SMP dan SMA se-Kota Makassar. Tujuannya, menumbuhkan kesadaran publik dan mengikat komitmen bersama untuk melawan korupsi sejak di bangku sekolah,” jelas Abdul Muttalib.

Selain pemutaran film, kampanye antikorupsi juga diisi dengan seminar yang menghadirkan pembicara Wali kota Makassar, Danny Pomanto, Sekjend Transparansi International Indonesia, Dadang Tri Sasongko, dan Ketua BP ACC Sulawesi, Abdul Muthalib.

Danny dijadwalkan berbicara mengenai Akselerasi Pemerintah kota Makassar dalam Mendukung Gerakan Antikorupsi di Kalangan Remaja. Sementara Dadang Trisasongko akan membahas Persepsi Perilaku Korupsi dan Dampaknya di Kalangan Remaja, dan Abdul Muttalib membincangkan ACC dan Gerakan Pemberantasan Korupsi di Sulsel. (hsp-aco/fma)