Jalan Bali-Sulawesi jadi Percontohan Kawasan Kuliner Makassar

Walikota Makassar Danny Pomanto

LIPUTAN8.COM – Mulai tahun 2016 Pemerintah Kota Makassar menetapkan kawasan kuliner di sepanjang Jalan Bali dan Sulawesi. Penetepan kawasan kuliner sebagai percontohan yang akan diterapkan oleh Walikota Makassar Danny Pomanto.

Namun, penetapan kawasan kuliner berdampak pada sejumlah kendaraan utamanya daeng becak (kendaraan tradisonal Makassar). Selain kendaraan roda empat dan roda dua juga dilarang melintas di kawasan tersebut. Kepastian berlakunya kawasan kuliner itu ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Makassar Ibrahim Saleh.

Kepada wartawan, Ibe Sapaan Ibrahim Saleh mengatakan bahwa pengaturan kawasan kuliner memang dasar hukumnya belum kuat. Karenanya, Pemkot dalam hal ini Walikota Makassar akan menerbitkan minimal surat keputsan (SK) Walikota tentang hal itu.

“Nantinya, kawasan kuliner akan ditutup bagi kendaraan umum. Jadi, mulai kendaraan roda empat hingga becak dilarang melintas. Hal ini bagian dari sosialisasi untuk mencipatkan yang namanya kawasan kuliner yang kali pertama akan dikelola oleh Pemkot Makassar,”kata Ibe.

Sejauh Pemkot melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar sedang melakukan pembinaan terhadap warga di setiap lorong. Dimana mereka yang memiliki kreatifitas dan keterampilan tentunya akan bisa terlibat dalam mensukseskan kawasan kuliner di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Terkait kawasan kuliner, nantinya Pemkot melibatkan pihak swasta.

“Untuk anggaran kawasan kuliner Pemkot menyiapkan dalam APBD. Kita akan melibatkan semua pihak dan masyarakat untuk program yang diinginkan Pak Walikota,”kata Ibe.(riri/lpt8)