ABK Asal Flores NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri

LIPUTAN8.COM — Syamsuddin alias Syam (43) Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Berkat Harapan Baru (Juru Mudi) ditemukan tewas gantung diri di demaga enam pelabuhan Paotere, Makassar, Senin pagi (18/1/2016) sekitar pukul 07.00.

Menurut keterangan saksi Ramli, ABK kapal berkat harapan baru di bagian juru masak (koki) menceritakan,sekitar pukul 07.00 wita ia hendak turun ke kamar mesin melihat korban dan selanjutnya menegurnya “Syam apa yang kau bikin di situ”, namun korban tidak menyahut.

Selanjutnya Ramli menghampiri korban dan sempat mengangkat pinggangnya, Ramli yang kaget sontak berteriak dan memanggil temannya yang bernama jabba (bas). Jabba pun langsung lari turun ke kamar mesin dan berteriak “syam gantung diri”.

Kemudian Kapten kapal Berkat Harapan Baru, yunding melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Paotere. Menurut Yunding, Syam yang berasal dari Flores Nusa Tenggara Timur sebelum gantung diri sempat bicara dengannya.

“saya mau pulang kampung karena terlalu banyak masalah disini,”.ujar yunding menirukan kata-kata korban.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Pelabuhan, AKP Wahyu B mengatakan, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikian pihaknya.

Beberapa barang bukti, berupa telepon gengam milik korban, tali dan kayu yang diguakan korban gantung diri juga diamankan.

“Di Hp korban terdapat komunikasi melalui sms antara korba bersama anaknya dan sms korban itu megaku kepada anaknya bila dirinya mengidap sakit kepala,”kata Wahyu. (tribratanews)