Disdik-Brigade Luncurkan Program Sotta’ rong

LIPUTAN8.COM — Satu lagi program lorong diluncurkan Pemkot Makassar. Kali ini program lorong diluncurkan Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar bekerjasama dengan Brigade 08 Makassar.

Program yang dinamakan Sotta’ rong (Sekolah tata lorong) itu diluncurkan pada kegiatan “Sebelas Rasa” (Sepuluh menit sebelum masuk kelas rapikan sampah) di TK Kartika VII Wirbuana Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Selasa (11/8).

Peluncuran program tersebut dihadiri Wakil Walikota Makassar, Syamsul Rizal.MI, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Burhanuddin Tarawe, Ketua Brigade 08 Makassar, Lukman Suleman, Kepala UPTD Pendidikan 14 kecamatan, pengurus K34 se Kota Makassar, para kepala sekolah dan pengurus Yayasan Pendidikan Kartika VII Wirabuana.

Peluncuran program Sotta’ rong ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Wakil Wali Kota Makassar, Syamsul Rizal. MI dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Ketua Brigade 08 Makassar, Lukman Suleman bersama Kadis Pendidikan.

Pada kesempatan itu, Deng Ical sapaan akrab Wakil Wali Kota Makassar memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Brigade 08 Makassar yang menginisiasi program Sotta’ rong.

Program tersebut, kata Deng Ical, salah satu ide gagasan yang cemerlang dari Disdik dan Brigade 08 Makassar dalam meningkatkan kebersihan dan penataan lorong di Kota Makassar.

“Kita berharap program Sotta’ rong ini terus disosiasiasikan dan digalakkan di semua lingkungan masyarakat khususnya di sekitar lingkungan sekolah masing-masing,” harap Deng Ical.

Ketua Brigade 08 Makassar, Lukman Suleman menjelaskan, program Sotta’ rong merupakan program lorong yang digagas pihaknya bersama Disdik Makassar.

Program Sotta’ rong ini akan dilaksanakan di seluruh sekolah se Kota Makassar, mulai dari TK, SD, SMP, SMA hingga ditingkat SMK.

“Program ini akan kita laksanakan di semua sekolah. Setiap sekolah nantinya akan membentuk dan membina minimal tiga lorong satu sekolah. Tentu lorong yang mereka bina itu adalah lorong yang berada di sekitar sekolah-nya masing-masing,” jelas Lukman Suleman.
(noah)