Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Hanggar Roboh

LIPUTAN8.COM — Polres Maros akhirnya resmi menetapkan dua tersangka dalam kasus robohnya hanggar kalibrasi balai besar Kementrian Perhubungan Ri di areal Bandara Sultan Hasanuddin, Jumat (7/8).

Kedua tersangka tersebut, yakni Direktur Lapangan PT Nur Jaya Nusantara (KSO) Lukas Langke dan Projec Manager PT Nur Jaya, Tiku Kombong. Kedua tersangka tidak ditahan atas permintaan kuasa hukumnya.

Keduanya dianggap kooperatif sehingga tidak dilakukan penahanan. Kedua tersangka dijerat dengan pasal 359 subsider Jo 360 junto pasal 55 ayat 1 ke subsider pasal 56 ayat dua KUH Pidana dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

Menurut Kabag Ops Polres Maros, Kompol Ahmad Mariyadi, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, termasuk saksi ahli serta barang bukti dilapangan, ditemukan adanya tindak pidana kelalaian yang mengakibatkan orang meninggal dunia dan mengalami luka-luka.

Sebelumnya, robohnya proyek pembangunan hanggar balai beaar kalibrasi yang dilengkapi dengan apron terjadi pada hari Senin (9/3) lalu.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi itulah sehingga polisi menetapkan kedua tersangka. Tersangka sebagai penanggungjawab dianggap lalai,” ujarnya kemarin dalam jumpa pers, siang tadi. (noah)