Di Untia, Setiap RW Miliki Bank Sampah

LIPUTAN8.COM — Lurah Untia, Andi Patiroi terus mengembangkan dan membentuk bank sampah di wilayah kerjanya. Dalam berbagai kesempatan dia selalu mengimbau kepada RW agar mendirikan atau membentuk bank sampah di lingkungannya masing-masing.

Menurut pria yang biasa disapa Oie ini, keberadaan bank sampah berguna sebagai salah satu cara meminimalisir penumpukan sampah di tempat penampungan sampah (TPS).

“Bank sampah dapat menjadi sumber pendapatan keluarga,” ujarnya.

Di Untia lanjut Patiroi, terdapat lima RW, dua RW sudah memiliki bank sampah, tiga RW lainnya sementara merintis.

“Kita mau setiap RW mendirikan bank sampah, minimal satu unit di setiap RW,” tukasnya.

Patiroi menambahkan, Bank sampah menjadi sebuah strategi untuk membangun kepedulian masyarakat agar dapat berkawan dengan sampah guna memperoleh manfaat ekonomi langsung. Dengan demikian, bank sampah tak dapat berdiri sendiri.

Tetapi harus diintegrasikan dengan gerakan 4R (reduce, reuse, recycle, dan refuse). Sehingga manfaatnya langsung dirasakan tak hanya ekonomi, melainkan juga pembangunan lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat. (lpt8)