Pengacara Ilham Sayangkan Penahanan Kliennya

LIPUTAN8.COM — Kuasa Hukum Ilham Arief Sirajuddin, Aliyas Ismail menyayangkan sikap KPK yang menahan kliennya. “Selama ini klien kami sangat kooperatif,” ungkapnya.

Meski KPK memiliki kewenangan untuk menahan, tapi Aliyas juga mempertanyakan dasar dari penahanan itu. Soalnya, dari fakta yang terungkap di sidang praperadilan, tak ada satu pun alat bukti atau saksi yang mengarah pada keterlibatan kliennya.

“Saksi yang dihadirkan KPK saja jelas menyebut yang bertanggungjawab di kerja sama ini adalah Direksi PDAM bukan Ilham. Kerugian negaranya pun tidak jelas,” ujar Alias.

Menurut Aliyas, Ilham dalam kerja sama ini hanya mengeluarkan persetujuan prinsip dan persetujuan pembayaran uang muka. Namun itu semua dilakukan sesuai dengan aturan yang jelas.

Seperti yang termaktub dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri dan Peraturan Daerah Nomor 11 tahun 2006 yang menyebut kerja sama dengan pihak ketiga selama setahun lebih harus atas persetujuan wali kota. “Jadi Ilham memberikan persetujuan dalam kapasitasnya sebagai wali kota saat itu.

Aliyas menuturkan, pihaknya belum memikirkan untuk mengajukan penangguhan penahanan. Sebab, kata dia, selama ini KPK tidak pernah mengabulkan permohonan penangguhan penahanan tersangka korupsi. Aliyas menyebut tim hukum masih akan berembuk untuk mencari langkah hukum menyikapi penahanan itu. (lpt8)