Pemerintah isyaratkan PPP dan Golkar Ikut Pilkada

LIPUTAN8.COM,JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Kementerian Hukum dan HAM, serta Kementerian Dalam Negeri akan bertemu pimpinan partai politik dalam waktu dekat. Pertemuan itu guna mencari solusi agar parpol yang bersengketa dapat mengikuti pilkada serentak.

“Hasil rapat terbatas kemarin, kabarnya Menko Polhukam (Tedjo Edhy) sekarang bersama Menkumham (Yasonna Laoly) dan Mendagri (Tjahjo Kumolo) akan memfasilitasi pertemuan dengan seluruh pimpinan partai,” ujar Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ferry Kurnia Rizkiyansyah, saat ditemui di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (10/7/2015).

KPU telah melunak soal syarat parpol yang memiliki kepengurusan ganda untuk mengikuti pemilihan kepala daerah. KPU mengizinkan dua kubu di Partai Golkar dan PPP untuk mengusung calon bersama-sama.
Keputusan itu diambil dalam rapat KPU bersama Bawaslu, Kemendagri, dan DPR di Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2015)

“KPU dapat menerima pendaftaran pasangan calon kepala daerah dari kepengurusan parpol yang berselisih, yang ditandatangani kedua belah pihak dalam dokumen terpisah,” .
serta kepengurusan parpol yang berselisih tersebut harus mengajukan satu pasangan calon kepala daerah yang sama,”kata wakil ketua DPR Fadli ZON.

“Jika tidak mengajukan pasangan calon yang sama, maka KPU tidak dapat menerima pendaftaran tersebut,” ucap Fadli.(int)